TransNusa Perkuat Konektivitas Regional Lewat Rute Baru Jakarta–Bangkok, Buka Penerbangan Langsung Bali–Wakatobi

JAKARTA, 10 Juli 2026/JavaRilis — PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) memperluas jaringan penerbangannya dengan membuka rute internasional baru Jakarta–Bangkok sekaligus memperkuat konektivitas domestik melalui peluncuran rute langsung Bali–Wakatobi dan Bali–Waingapu.

Langkah tersebut menjadi tonggak penting bagi TransNusa pada paruh kedua 2026. Selain mempererat konektivitas antara Indonesia dan Thailand, maskapai ini juga mencatatkan sejarah baru dengan menghadirkan penerbangan langsung terjadwal dari Bali menuju Wakatobi, salah satu destinasi wisata bahari unggulan Indonesia.

TransNusa menyatakan menjadi maskapai pertama di Indonesia sekaligus di dunia yang merancang, mengembangkan, dan mengoperasikan rute penerbangan langsung Bali–Wakatobi. Kepulauan Wakatobi dikenal secara global sebagai lokasi terumbu karang penghalang terbesar kedua di dunia.

Rute tersebut merupakan rute langsung kedua yang dikembangkan TransNusa. Pada 2024, maskapai ini juga menjadi yang pertama membuka penerbangan langsung dari Bali ke Manado, salah satu destinasi wisata selam utama di Indonesia.

Chief Executive Officer TransNusa Group, Datuk Bernard Francis, mengatakan peluncuran rute Jakarta–Bangkok serta Bali–Wakatobi dan Bali–Waingapu akan semakin memperkuat jaringan konektivitas internasional maupun domestik perusahaan.

Penjualan tiket untuk seluruh rute baru tersebut telah dibuka dan dapat dilakukan melalui situs resmi TransNusa maupun berbagai platform agen perjalanan daring. Harga tiket Jakarta–Bangkok ditawarkan mulai dari US$167,54, sementara tiket Bali–Wakatobi mulai dari US$103,30 dan Bali–Waingapu mulai dari US$75,36.

Menurut Bernard, pembukaan rute internasional baru tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas konektivitas sekaligus menjawab meningkatnya permintaan perjalanan antara Indonesia dan Thailand, dua negara yang memiliki hubungan pariwisata yang kuat.

“Thailand merupakan salah satu pusat pariwisata penting di kawasan. Kehadiran penerbangan terjadwal TransNusa akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi wisatawan sekaligus mendukung perdagangan dan pariwisata antara kedua negara,” ujar Bernard.

Ia menambahkan, rute Jakarta–Bangkok merupakan salah satu jalur penerbangan internasional tersibuk di kawasan yang melayani jutaan penumpang setiap tahun.

“Melalui pengoperasian penerbangan terjadwal setiap hari pada rute ini, kami ingin menghadirkan konektivitas yang lebih lancar bagi penumpang yang bepergian di Asia Tenggara maupun ke berbagai destinasi internasional lainnya,” katanya.

Bernard menegaskan bahwa TransNusa akan terus meningkatkan aksesibilitas perjalanan di Asia Tenggara melalui pembukaan rute-rute baru dan ekspansi jaringan penerbangan internasional serta domestik.

Pada tahap awal, TransNusa akan mengoperasikan dua penerbangan setiap hari untuk rute Jakarta–Bangkok. Sementara itu, rute Bali–Wakatobi akan dilayani tiga kali seminggu, yakni setiap Senin, Kamis, dan Minggu. Adapun rute Bali–Waingapu akan beroperasi empat kali seminggu pada Selasa, Rabu, Jumat, dan Sabtu.

Jadwal Penerbangan Jakarta–Bangkok

Penerbangan TransNusa nomor 8B 381 dan 8B 385 akan berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, pada pukul 08.20 dan 16.30, serta tiba di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, pada pukul 11.45 dan 19.55 waktu setempat.

Untuk penerbangan kembali, nomor 8B 382 dan 8B 386 akan berangkat dari Bandara Suvarnabhumi pada pukul 12.30 dan 20.40, kemudian tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 15.55 dan 00.05.

Jadwal Penerbangan Bali–Wakatobi

Penerbangan langsung TransNusa nomor 8B 5662 akan berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada pukul 08.05 dan tiba di Bandara Matahora, Wakatobi, pada pukul 09.45.

Penerbangan kembali dengan nomor 8B 5663 akan berangkat dari Bandara Matahora pada pukul 10.15 dan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 11.55.

Jadwal Penerbangan Bali–Waingapu

Penerbangan nomor 8B 5652 akan berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 08.05 dan tiba di Bandara Umbu Mehang Kunda, Waingapu, pada pukul 09.35.

Penerbangan kembali nomor 8B 5653 akan berangkat dari Bandara Umbu Mehang Kunda pada pukul 10.25 dan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 11.55.

Untuk melayani rute internasional, TransNusa akan mengoperasikan pesawat Airbus A320 berkapasitas 174 kursi. Sementara untuk rute domestik, maskapai menggunakan pesawat COMAC C909 yang memiliki kapasitas 95 kursi.

Tentang TransNusa

TransNusa merupakan maskapai dengan model layanan Premium Service Carrier. Pada Februari 2024, perusahaan melakukan rebranding guna memperkuat posisi sebagai maskapai premium seiring peningkatan armada yang menawarkan kenyamanan lebih baik serta fleksibilitas dan kualitas layanan yang lebih tinggi.

Maskapai ini memperoleh sertifikat Air Operator Certificate (AOC) pada 9 September 2022 dan mulai mengoperasikan tiga armada Airbus A320 masing-masing pada 6 Oktober, 14 Oktober, dan 12 Desember 2022.

Pada 2023, TransNusa memperkenalkan model bisnis baru yang menjadikannya maskapai Premium Service Carrier pertama di kawasan Asia Pasifik. Maskapai ini juga memulai penerbangan internasional perdana pada 14 April 2023.

Saat ini, TransNusa berbasis di Jakarta dan Bali. Untuk rute internasional, maskapai melayani penerbangan ke Singapura, Guangzhou, Kuala Lumpur, Perth, Shanghai, Shenzhen, dan Bangkok. TransNusa juga menjadi maskapai Indonesia kedua yang melayani penerbangan ke China serta maskapai Indonesia pertama yang mengadopsi model bisnis Premium Service Carrier.

ICETECH dan PARKEE, Anak Usaha CentrePark Group, Teken MoU, Bangun Kerangka Kolaborasi Strategis untuk Pasar “Smart Parking” Indonesia

JAKARTA/ 9 Juli 2026/ JavaRilis — Beijing ICETECH Science and Technology Co., Ltd. (“ICETECH”) dan PT Inovasi Anak Indonesia (“PARKEE”), anak usaha CentrePark Group, menandatangani Memorandum of Understanding (“MoU”) pada 17 Juni 2026 di Treasury Tower, Jakarta Selatan. MoU ini menjadi kerangka kolaborasi strategis untuk mempercepat transformasi digital di infrastruktur perparkiran di Indonesia dengan memadukan solusi smart parking dan teknologi visi AI ICETECH dan jejaring operasional lokal PARKEE.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Cui Kai, CEO ICETECH, dan Wilson Sumanang, CTO PARKEE. Sementara, CEO CentrePark Group Charles Richard Oentomo, CFO Chris Haryadi, serta sejumlah perwakilan lain dari kedua perusahaan, turut hadir dalam acara tersebut.

Melalui MoU ini, ICETECH dan PARKEE akan berkolaborasi menerapkan teknologi smart parking di berbagai wilayah Indonesia dengan fokus pada integrasi perangkat keras cerdas, digitalisasi perparkiran, serta penyesuaian terhadap kebutuhan pasar lokal. Kedua perusahaan berencana mengembangkan proyek percontohan guna menyelaraskan penerapan teknologi dengan skenario operasional di lapangan. Selanjutnya, ICETECH dan PARKEE juga akan mengevaluasi sejumlah model bisnis potensial untuk ekspansi bisnis yang lebih luas dan kolaborasi jangka panjang. Kerja sama ini didukung oleh prospek pasar smart parking Indonesia yang diproyeksikan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 16,45% hingga 2028.

Tentang ICETECH

Didirikan di Beijing, ICETECH merupakan perusahaan teknologi smart parking dan mobilitas perkotaan yang telah berpengalaman selama 14 tahun, serta menguasai pangsa pasar di sektor static traffic Tiongkok. Perangkat keras visi AI dan platform berbasis komputasi awan milik ICETECH telah melayani lebih dari 20.000 fasilitas parkir dan 140 juta kendaraan terdaftar. Produk ICETECH telah dipasarkan ke lebih dari 80 negara dan wilayah. ICETECH menyandang stasus sebagai “Little Giant” di Tiongkok. Intel Capital juga menjadi salah satu investor strategis perusahaan ini. ICETECH terus memperluas jejaknya secara internasional ke kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika Latin.

Tentang PARKEE / CentrePark Group

PARKEE merupakan sistem operasi parkir digital dan platform teknologi milik CentrePark Group, salah satu penyedia solusi smart mobility dan perparkiran terkemuka di Indonesia, yang mengelola lebih dari 750 lokasi proyek di lebih dari 60 kota. Didirikan di Jakarta pada 2009, ekosistem PARKEE kini telah berkembang melampaui layanan operator parkir konvensional, mencakup solusi parkir terintegrasi serta berbagai layanan bernilai tambah secara nasional.

Navélia Perluas Layanan Penyewaan Kapal Pesiar Mewah di Komodo dan Raja Ampat

LABUAN BAJO, 9 Juli 2026/ JavaRilis – Navélia Yacht Charters memperluas layanan penyewaan kapal pesiar mewah di Taman Nasional Komodo dan Raja Ampat seiring meningkatnya minat wisatawan terhadap pengalaman liburan privat dan eksklusif di Indonesia.

Perusahaan yang berfokus pada perjalanan kapal pesiar mewah multi-hari tersebut memperkuat kehadirannya di dua destinasi bahari unggulan Indonesia dengan menambah pilihan armada, memperluas layanan perencanaan perjalanan, serta menghadirkan lebih banyak opsi itinerary yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan.

Melalui ekspansi ini, wisatawan memiliki akses ke lebih dari 50 kapal pesiar mewah terverifikasi, mulai dari kapal phinisi tradisional Indonesia, yacht ekspedisi, hingga kapal liveaboard premium. Sejak beroperasi, perusahaan mengaku telah melayani lebih dari 500 perjalanan wisata.

Di tengah tren wisata premium yang terus berkembang, semakin banyak wisatawan memilih perjalanan privat sebagai alternatif dari liburan resor konvensional. Destinasi seperti Komodo dan Raja Ampat menjadi pilihan utama karena banyak lokasi terbaiknya hanya dapat dijangkau melalui jalur laut.

Melalui layanan penyewaan kapal pesiar di Komodo, wisatawan dapat mengunjungi sejumlah destinasi ikonik seperti Pulau Padar, Pink Beach, dan Manta Point dengan fleksibilitas yang ditawarkan kapal privat beserta kru profesional. Musim pelayaran di kawasan Komodo umumnya berlangsung dari Mei hingga Oktober.

Sementara itu, pada periode Oktober hingga April, layanan pelayaran di Raja Ampat menawarkan akses ke salah satu kawasan laut dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Wilayah yang berada di Indonesia Timur tersebut dikenal dengan gugusan pulau karst, terumbu karang yang kaya, perairan jernih, dan kehidupan bawah laut yang menjadi daya tarik wisatawan dari berbagai negara.

Setiap perjalanan dirancang sesuai preferensi pelanggan. Bergantung pada kapal dan rute yang dipilih, wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas seperti menyelam, snorkeling, kayak, jelajah pulau, wisata budaya, hingga program relaksasi dan kebugaran.

Pendiri dan Chief Executive Officer Navélia Yacht Charters, Philip de Wilde, mengatakan wisatawan saat ini semakin mencari cara yang lebih personal untuk menikmati sebuah destinasi.

“Indonesia memiliki beberapa kawasan pelayaran paling menakjubkan di dunia. Melalui perluasan portofolio ini, kami ingin membantu lebih banyak wisatawan menikmati perjalanan yang dirancang khusus untuk mengeksplorasi keindahan alam dan kekayaan budaya Komodo, Raja Ampat, serta kawasan Indonesia Timur,” ujarnya.

Menurut Philip, seluruh proses pemesanan dan perencanaan perjalanan dikelola melalui satu titik kontak sehingga pelanggan dapat menikmati pengalaman yang lebih praktis sejak tahap konsultasi hingga keberangkatan.

Seiring meningkatnya permintaan terhadap wisata kapal pesiar mewah di Indonesia, Navélia berupaya memperluas akses wisatawan terhadap pengalaman pelayaran yang dirancang secara personal di berbagai destinasi unggulan nasional, dengan tetap menjaga standar layanan, keselamatan, dan kualitas pengalaman pelanggan. (***)

Tentang Navélia Yacht Charters

Navélia Yacht Charters merupakan penyedia layanan penyewaan kapal pesiar (charter yacht) mewah yang berfokus pada perjalanan multi-hari di Taman Nasional Komodo, Raja Ampat, dan berbagai destinasi di Indonesia Timur.

Melalui portofolio lebih dari 50 kapal pesiar mewah terverifikasi, perusahaan ini menawarkan pengalaman pelayaran yang dirancang sesuai gaya perjalanan, minat, dan tujuan wisata masing-masing pelanggan. Hingga kini, Navélia telah melayani lebih dari 500 perjalanan carter dengan menyediakan layanan perencanaan menyeluruh, armada berawak profesional, serta pendampingan personal bagi wisatawan yang menginginkan pengalaman berlayar yang eksklusif.

Melalui IDBS 2026, AFTECH Tegaskan Fintech Tetap Jadi Enabler Sektor Riil dan Mitra Strategis Perbankan di Era Universal Banking

Jakarta, 8 Juli 2026/JavaRilis — Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) hari ini kembali menggelar Indonesia Digital Bank Summit (IDBS) 2026 sebagai forum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara regulator, industri perbankan, fintech, pelaku sektor riil, akademisi, serta mitra internasional dalam membangun sistem keuangan digital Indonesia yang semakin inklusif, resilien, dan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Mengangkat tema “Beyond Banking: Redesigning Finance for Wellbeing and Growth in the Real Economy,” IDBS 2026 tidak hanya menjadi ruang pertukaran gagasan, tetapi juga platform untuk menghasilkan agenda kolaborasi, rekomendasi kebijakan, dan kemitraan strategis yang dapat segera ditindaklanjuti guna mempercepat transformasi sektor jasa keuangan Indonesia.

Ketua Umum AFTECH, Pandu Sjahrir, menyampaikan bahwa Indonesia saat ini tengah memasuki era financial convergence, ketika perbankan, fintech, sistem pembayaran, dan aset keuangan digital semakin terintegrasi dalam satu ekosistem. Tren ini diperkuat oleh universal banking, berkembangnya Open Finance, pemanfaatan  Artificial Intelligence (AI), serta semakin pentingnya Digital Public Infrastructure (DPI) dan Digital Financial Infrastructure (DFI) sebagai fondasi transformasi sektor keuangan Indonesia.

“Fintech kini bukan lagi alternatif bagi perbankan, melainkan sebagai mitra strategis dalam membangun sistem keuangan masa depan. IDBS 2026 menjadi momentum bagi AFTECH untuk menegaskan  bahwa fintech siap naik kelas, memperkuat kolaborasi dengan perbankan dan regulator, serta memastikan inovasi keuangan digital memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan sektor riil,” ujar Pandu.

Melalui IDBS 2026, AFTECH mendorong sejumlah agenda prioritas, mulai dari penguatan sinergi lintas pemangku kepentingan, pengembangan konsep  financial well being, percepatan kesiapan implementasi universal banking dan Open Finance, penguatan Digital Public Infrastructure (DPI) dan Digital Financial Infrastructure (DFI), perluasan kolaborasi pembiayaan sektor riil dan UMKM, serta penyusunan rekomendasi kebijakan  yang bersifat implementatif bagi regulator.

Ketua Dewan Pengawas AFTECH, Arsjad Rasjid, menegaskan bahwa fintech tetap menjadi penggerak inovasi yang melengkapi layanan perbankan melalui inovasi, teknologi, data, dan jangkauan ke segmen yang belum sepenuhnya terlayani.

“Dalam era universal banking dan beyond banking, fintech dan perbankan berperan sebagai mitra yang saling melengkapi. Melalui IDBS 2026, AFTECH ingin memastikan output  forum ini mencerminkan kepentingan kolektif anggota sekaligus menjadi masukan konstruktif bagi regulator,,” ujar Arsjad.

Optimisme tersebut juga tercermin dalam temuan awal Annual Members Survey (AMS) 2025–2026 yang diluncurkan pada IDBS 2026. Survei terhadap 141 anggota AFTECH menunjukkan fintech Indonesia memasuki fase pertumbuhan yang lebih matang. Sekitar 43% responden telah membukukan laba, 84% telah mengadopsi AI, dan 86% menilai regulasi saat ini mendukung inovasi.

Sebagai tindak lanjut, AFTECH akan merangkum hasil diskusi dari empat pilar utama IDBS 2026—Beyond Banking, Financial Wellbeing, Inclusive Growth, dan Digital Infrastructure—ke dalam policy brief, rekomendasi kebijakan, serta agenda koordinasi bersama regulator, industri perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat implementasi berbagai inisiatif strategis yang dibahas dalam forum ini.

Sementara itu, Ketua Dewan Etik AFTECH, Harun Reksodiputro, menambahkan integrasi fintech dan perbankan harus diiringi dengan penguatan tata kelola industri, mulai dari manajemen risiko, keamanan siber, perlindungan konsumen, tata kelola data, hingga kesiapan menghadapi risiko baru seperti AI.

“Tata kelola yang kuat bukanlah penghambat inovasi, melainkan fondasi utama bagi pertumbuhan industri yang berkelanjutan,” ujar Harun.

Sebagai tindak lanjut, AFTECH akan merangkum hasil diskusi dari empat pilar utama IDBS 2026, yaitu Beyond Banking, Financial Wellbeing, Inclusive Growth, dan Digital Infrastructure ke dalam policy brief, rekomendasi kebijakan, serta agenda koordinasi bersama regulator, industri perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

Menutup sambutannya, Pandu menegaskan bahwa masa depan sektor jasa keuangan Indonesia ditentukan oleh kemampuan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun sistem keuangan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ukuran keberhasilan kita bukanlah siapa yang paling besar atau paling cepat, tetapi apakah sistem keuangan Indonesia benar-benar mampu menciptakan kehidupan yang lebih baik, meningkatkan produktivitas sektor riil, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.” pungkas Pandu.

Pada penyelenggaraan tahun ini, IDBS 2026 dihadiri oleh lebih dari 350 profesional senior dari regulator, perbankan, fintech, penyedia teknologi, investor, akademisi, hingga pelaku sektor riil. Terselenggaranya IDBS 2026 juga didukung oleh berbagai mitra strategis ekosistem keuangan digital, yaitu BNIdirect, Privy, Telkom Indonesia, Pluang, DANA, TikTok Shop by Tokopedia, Easycash, Yuanli Technology, Oz Forensics, Compass Plus Technologies, Finpoint, Oradian, Concentrix, ADVANCE.AI, Prudential, Hukumonline, AIForesee, InvestBanq, dan Samir. (***)

Tentang Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH)

Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) didirikan pada 2016 sebagai wadah bagi penyelenggara fintech dan ekosistem keuangan digital untuk berkolaborasi dan berinovasi dalam memperkuat daya saing industri keuangan digital nasional. Secara resmi ditunjuk oleh OJK menjadi asosiasi bagi Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK). AFTECH berperan sebagai asosiasi payung bagi pelaku usaha dalam ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Indonesia.

Dengan visi mewujudkan ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif, inovatif, dan berintegritas, AFTECH terus mendorong regulasi yang kondusif, tata kelola industri yang baik, mempercepat literasi keuangan digital, memperkuat perlindungan konsumen, serta memperkuat sinergi sektor keuangan dan riil dalam rangka mendukung peritubular ekonomi tinggi. Melalui 16 program kerja prioritas 2025-2029, AFTECH berkomitmen menjadikan ekosistem ekonomi dan keuangan digital sebagai enabler yang efisien dan efektif dalam meningkatkan produktivitas industri nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Kolaborasi Adira Finance & AI Rudder Sukses Pangkas Biaya Operasional Lewat Implementasi AI

JAKARTA , 7 Juli 2026 /JavaRilis/ — Adira Finance berhasil memangkas biaya operasional secara signifikan dengan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) oleh AI Rudder untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Kolaborasi yang telah berjalan lebih dari tiga tahun ini tidak hanya memperkuat posisi Adira Finance sebagai salah satu Perusahaan yang mengedepankan inovasi digital di industri jasa keuangan, tetapi juga menunjukkan bagaimana teknologi AI dapat memberikan dampak bisnis yang nyata seperti efisiensi biaya sekaligus peningkatan pengalaman pelanggan.

Teknologi AI juga menjadi salah satu pilar utama Adira Finance untuk mendukung strategi transformasi digital. Dengan mengadopsi teknologi AI berbasis suara dari AI Rudder dalam melakukan interaksi peneleponan dengan pelanggan, Adira Finance menghadirkan cara baru yang lebih efektif dan konsisten untuk menjangkau nasabah di seluruh Indonesia. Teknologi ini menghadirkan otomatisasi dalam bentuk AI Voice Agent pengingat pembayaran pinjaman yang mampu berinteraksi langsung dengan nasabah. Melalui percakapan yang natural dan bersifat dua arah, nasabah didorong untuk lebih disiplin dalam memenuhi kewajiban finansial mereka, sekaligus membantu lembaga keuangan meminimalisir risiko keterlambatan pembayaran.

Teknologi AI berbasis suara atau yang lebih dikenal sebagai AI Voice Agent merupakan teknologi yang memungkinkan perusahaan untuk berinteraksi secara langsung dan dua arah dengan pelanggannya dalam bahasa yang biasa mereka gunakan. Didukung dengannatural language processing, speech recognition, serta machine learning, teknologi ini mampu memahami, menafsirkan, dan merespons pertanyaan pelanggan secara natural.

Sebagai perusahaan teknologi yang menyediaan teknologi AI Voice Agent, AI Rudder tidak hanya menghadirkan solusi otomatisasi, tetapi juga menawarkan inovasi berbasis riset dan pengembangan internal yang berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan industri. Dengan kemampuan pemrosesan jutaan panggilan setiap hari, AI Rudder membuktikan kemampuannya dalam membantu perusahaan menghadirkan interaksi yang natural, personal, sekaligus efisien.

Komitmen Adira Finance untuk terus berinovasi dan mengeksplorasi teknologi terbaru diwujudkan dengan kolaborasi bersama AI Rudder yang ditujukan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Adira Finance berencana melanjutkan transformasi digitalnya dengan mengimplementasikan teknologi AI berbasis large language model (LLM) yang memungkinkan percakapan berlangsung secara lebih natural, sehingga interaksi pelanggan akan merasakan interaksi yang lebih personal. Langkah ini semakin menegaskan fokus Adira untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih unggul sekaligus memperkuat daya saing di era digital.

“Inovasi, teknologi, dan improvisasi ini harus terus dikembangkan. Sinergi antara Adira Finance, khususnya di fungsi collection, dengan AI Rudder itu sangat penting, yang mana teknologi AI ini akan diimplementasikan dalam customer experience,” ujar Nyoman Riyanto, SE., MM, Head of Desk Collection Adira Finance.

“Ke depannya, AI Rudder dengan Adira Finance harus terus berimprovisasi dan berinovasi untuk meningkatkan customer experience yang lebih efektif serta efisien, guna menjawab tantangan transformasi digital,” lanjutnya.

AI Rudder menilai bahwa keberhasilan implementasi AI di industri jasa keuangan Indonesia tidak terlepas dari komitmen kemitraan strategis jangka panjang yang telah terbangun.

“Kunci dari keberhasilan kami dalam menghadirkan solusi berbasis AI yang terbukti dapat menghemat biaya dan meningkatkan pengalaman pelanggan berakar dari satu komitmen utama, yaitu AI harus membantu dan meningkatkan kinerja manusia, bukan untuk menggantikan manusia,” ujar Michael Ignetius Kauw, Country Manager AI Rudder Indonesia.

Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana inovasi berkelanjutan mampu menghasilkan dua capaian utama, yaitu efisiensi biaya sekaligus peningkatan kepuasan pelanggan. Dengan pencapaian ini, Adira Finance dan AI Rudder menegaskan bahwa implementasi AI bukan sekadar tren teknologi, melainkan strategi transformasi jangka panjang untuk memperkuat daya saing di era digital.

Tentang AI Rudder

AI Rudder memadukan teknologi dengan kekuatan komunikasi suara untuk membangun hubungan yang kuat antara perusahaan dan pelanggan mereka. Dengan menggunakan otomatisasi berbasis AI untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, AI Rudder telah membantu ratusan perusahaan dalam meningkatkan skala, kecepatan, dan kualitas interaksi pelanggan mereka. Berkantor pusat di Singapura, AI Rudder juga memiliki kantor dan beroperasi di Tiongkok, Indonesia, Malaysia, Tailan, Vietnam, Filipina, Meksiko, dan Brasil. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.airudder.com.

Tentang Adira Finance

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) berdiri pada tahun 1990 semula dikembangkan sebagai perusahaan pembiayaan mobil, yang kemudian sejak tahun 1997 merambah ke pembiayaan sepeda motor. Pada tahun 2004, Adira Finance mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) dan diambil alih oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon). Saat ini kepemilikan saham Bank Danamon terhadap Perusahaan adalah sebesar 92,07%. Sebagai anak perusahaan Bank Danamon, Adira Finance menjadi bagian dari Grup MUFG. Sebagai perusahaan pembiayaan terkemuka, Adira terus berinovasi dengan menyediakan pembiayaan syariah untuk perlengkapan rumah tangga dan elektronik (durable) dan pembiayaan otomotif (mobil dan motor) melalui Unit Usaha Syariah Adira Finance. Di tahun 2017 Adira Finance turut menghadirkan platform e-commerce pembiayaan multiguna jasa dicicilaja.com, marketplace jual beli kendaraan momobil.id, dan diikuti momotor.id pada tahun 2018. Pada tanggal 20 Februari 2020, Adira Finance meluncurkan inovasi baru di bidang digital yaitu aplikasi adiraku.

VAURA Pilates Resmi Hadir di Jakarta, Buka Studio Ke-10 Secara Global

Brand reformer Pilates premium membuka studio pertama di Indonesia yang berlokasi di Menteng, disusul empat lokasi baru di Amerika Serikat

AUSTIN, Texas, 6 Juli 2026/JavaRilis — VAURA Pilates, brand reformer Pilates premium, bagian dari portofolio FIT House of Brands, resmi membuka studio pertamanya di Indonesia yang berlokasi di Menteng, Jakarta.

Pembukaan lokasi di Menteng ini menandai studio ke-10 VAURA secara global, serta kehadiran perdana brand tersebut di Indonesia. Studio yang berlokasi di salah satu kawasan kebugaran premium paling diminati di Jakarta tersebut diresmikan melalui seremoni pemotongan pit, serta rangkaian kegiatan akhir pekan, seperti pertunjukan musik, photo booth, layanan tato temporer, dan nail station. Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen VAURA untuk membangun hubungan dengan komunitas dan mitra lokal.

Menurut laporan Nikkei Asia, industri kebugaran Indonesia telah berkembang dengan nilai pasar USD 2,3 miliar. Tren ini didorong meningkatnya permintaan terhadap layanan kebugaran premium berbasis metode yang terstruktur di pusat-pusat perkotaan seperti Jakarta. VAURA memilih lokasi tersebut secara strategis, sebab Menteng merupakan salah satu pusat gaya hidup dan ritel mewah utama di ibu kota.

Pembukaan studio di Jakarta menjadi bagian dari fase pertumbuhan baru VAURA. Perusahaan ini juga berencana membuka empat studio tambahan di Amerika Serikat, masing-masing di San Mateo, California; Boston, Massachusetts; Tampa, Florida; dan Prosper, Texas.

Studio di Jakarta turut memperkuat jaringan global FIT House of Brands yang terus berkembang bersama brand lain dalam grup tersebut, yakni F45 Training dan FS8.

“Kehadiran 10 studio VAURA merupakan tonggak penting yang layak dirayakan. Lebih lagi, kehadiran pertama kami di Indonesia membuat momen ini semakin istimewa,” ujar Tom Dowd, Chief Executive Officer (CEO) FIT House of Brands.

Menurut Dowd, VAURA membawa pendekatan baru yang mampu menjadi terobosan dalam kategori Pilates dengan volume peserta yang besar serta prospek ekspansi yang menjanjikan.

“Menteng merupakan lokasi yang tepat bagi VAURA. Komunitas di kawasan ini layak mendapatkan pengalaman reformer Pilates premium yang melampaui ekspektasi sebagian besar penggemar kebugaran,” katanya.

Master Franchisee VAURA Pilates untuk Asia Tenggara dan negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC), Anna Michau, mengatakan minat masyarakat terhadap layanan kebugaran premium di kawasan tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Jakarta telah lama menjadi salah satu target ekspansi kami, dan Menteng merupakan lokasi yang ideal bagi VAURA. Komunitas di sini menuntut standar terbaik, dan itulah yang kami hadirkan,” ujarnya.

VAURA mengusung konsep kebugaran yang sangat energi,  menggabungkan metode presisi reformer Pilates dengan dinamika latihan atletik. Setiap sesi dirancang untuk melatih kelompok otot tertentu, serta meningkatkan detak jantung sehingga menghadirkan pendekatan yang melampaui Pilates konvensional.

Seluruh kelas berdurasi 50 menit, dipandu pelatih bersertifikat dan diiringi musik berirama cepat yang telah dikurasi khusus. Suasana latihan diperkuat dengan pencahayaan neon yang menciptakan pengalaman berolahraga yang imersif dan membuat peserta merasa lebih berenergi setelah menyelesaikan sesi.

Studio VAURA Pilates Menteng kini telah beroperasi. Informasi mengenai jadwal kelas, keanggotaan, dan reservasi dapat diperoleh melalui situs VAURA Pilates atau dengan menghubungi studio secara langsung melalui surat elektronik menteng@vaurapilates.com. VAURA Menteng juga hadir di Instagram melalui akun @vaura_menteng.

Ke depan, ekspansi VAURA tidak hanya berfokus pada Indonesia dan empat lokasi baru di Amerika Serikat. Perusahaan juga membuka peluang waralaba di London, Toronto, serta sejumlah pasar lain di Amerika Serikat dan berbagai negara lainnya. (***)

Tentang FIT House of Brands

FIT (Functional Inspired Training) House of Brands merupakan perusahaan franchise kebugaran global yang mengoperasikan sekitar 1.500 studio di lebih dari 55 negara. FIT menyediakan model bisnis yang telah teruji, dukungan operasional, dan program pelatihan terstruktur bagi para mitra waralaba melalui sejumlah merek dalam portofolionya.

VAURA Pilates menghadirkan pengalaman reformer Pilates berbasis stimulasi sensorik yang menggabungkan presisi gerakan dan latihan atletik dalam lingkungan yang imersif. Dengan pencahayaan neon, langit-langit bercermin, dan musik berenergi tinggi, VAURA menawarkan latihan yang  meningkatkan kebugaran fisik sekaligus memberikan dorongan mental.

F45 Training merupakan salah satu pemimpin global dalam bidang kebugaran fungsional yang menawarkan sesi latihan kelompok berdurasi 45 menit. Programnya memadukan latihan kekuatan, kardio, dan metode berbasis sains untuk membantu meningkatkan kekuatan, daya tahan, serta kualitas hidup jangka panjang.

FS8 menggabungkan Pilates, Tone, dan Yoga dalam satu sesi latihan berdampak rendah. Dibangun di atas delapan elemen berbasis sains, FS8 dirancang untuk meningkatkan kekuatan, fleksibilitas, dan kesejahteraan mental melalui pengalaman latihan yang dinami, serta restoratif dalam lingkungan yang inklusif dan berorientasi komunitas.

Recovery menghadirkan berbagai solusi pemulihan kebugaran, termasuk cold plunge, sauna inframerah, terapi perkusi, dan terapi cahaya merah yang dirancang untuk membantu proses pemulihan tubuh sekaligus mengoptimalkan performa.

FIT berkomitmen membangun jaringan waralaba global yang berkelanjutan dan dapat berkembang secara luas guna membantu masyarakat bergerak lebih baik, merasa lebih kuat, dan hidup lebih sehat dalam jangka panjang.

Coda dan EKRAF Buka Akses Pengembang Gim Tanah Air

JAKARTA, 3 Juli, 2026 /JavaRilis/ — Coda, platform global terkemuka untuk monetisasi dan distribusi konten digital, resmi  menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (EKRAF), guna mengakselerasi pertumbuhan ekosistem gim di tanah air.

Melalui kemitraan ini, Coda dan EKRAF akan bersinergi membekali para pengembang gim Indonesia dengan pengetahuan, perangkat komersial, dan kapabilitas bisnis secara komprehensif. Langkah ini diambil guna mendorong pengembangan skala bisnis mereka, sehingga dapat memperluas jangkauan audiens global dan meningkatkan daya saing internasional mereka. Kerja sama ini menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat unggulan bagi pengembang gim dan kreativitas digital.

Nota Kesepahaman ini sekaligus melanjutkan rangkaian kolaborasi yang telah terjalin antara Coda dan EKRAF. Melalui dukungan penuh EKRAF, inisiatif bersama ini sebelumnya telah berhasil meningkatkan kapasitas lebih dari 70 pengembang lokal melalui ajang Global Game Jam Pre-Workshop di Jakarta. Selain itu, perluasan jangkauan pasar internasional bagi gim buatan anak bangsa terus ditingkatkan melalui Codashop, marketplace milik Coda untuk pembelian konten dalam gim dan konten digital. Selain mendukung para pengembang, Coda dan EKRAF akan terus mendorong literasi digital dan ruang bermain gim daring yang lebih aman. Salah satunya melalui kampanye Guard Your Game, yang mengedukasi para pemain agar mampu mengenali dan menghindari berbagai modus penipuan daring.

Sinergi ini sejalan dengan visi besar Pemerintah Indonesia untuk mengembangkan industri gim yang berbasis komersial kuat, tangguh, dan berdaya saing secara internasional, sekaligus menjadi panggung unjuk bakat talenta Indonesia di kancah global.

Memberdayakan Generasi Baru Kreator Gim

CEO Coda, Shane Happach, mengatakan, “Indonesia merupakan rumah bagi komunitas pengembang gim yang dinamis dengan pertumbuhan yang luar biasa. Meskipun talenta kreatif tersedia secara melimpah, membangun bisnis gim yang sukses membutuhkan akses terhadap infrastruktur, jejaring, dan peluang komersial yang tepat. Melalui kemitraan dengan EKRAF, kami ingin mendampingi lebih banyak pengembang dalam perjalanan tersebut. Dengan memperluas akses ke perangkat, keahlian, dan jaringan global, kami berharap dapat membantu lebih banyak studio gim di Indonesia membangun bisnis yang berkelanjutan dan menjangkau pemain di seluruh dunia.”

“Coda didirikan di Indonesia, dan kami tetap berkomitmen penuh terhadap ekonomi digital dan kreatif di negara ini. Kami bangga dapat bermitra dengan EKRAF untuk mendukung generasi penerus pengembang Indonesia dalam membangun bisnis yang berdaya saing global dan meraih kesuksesan di pasar internasional.”

Menangkap Peluang di Pasar yang Tumbuh Pesat[1]

Industri gim Indonesia mencatatkan pendapatan lebih dari US$1,1 miliar pada tahun 2025 dan diproyeksikan melonjak hingga US$1,5 miliar pada tahun 2030, menurut Niko Partners. Seiring dengan pertumbuhan pasar, perilaku pemain dalam menemukan dan membeli konten gim pun berubah. Di Asia Tenggara, sekitar 38% pendapatan gim mobile kini berasal dari metode pembayaran di luar aplikasi (out-of-app), melonjak tajam dibandingkan dua tahun lalu yang hanya menyentuh 21%. Di samping itu, perilaku konsumen juga bergeser, dengan dompet digital yang kini digunakan oleh 55% pemain gim mobile untuk bertransaksi, sementara hampir seperempat pemain memanfaatkan pembayaran melalui operator seluler (potong pulsa). Tren ini menyoroti pentingnya solusi pembayaran dan perdagangan lokal yang adaptif, guna membantu publisher menjangkau lebih banyak pemain dan mengoptimalkan potensi pendapatan baru.

Melalui kolaborasi dengan EKRAF, Coda berupaya memfasilitasi pengembang Indonesia agar dapat memanfaatkan peluang-peluang tersebut melalui penyediaan perangkat komersial, keahlian teknis, dan infrastruktur yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis mereka baik di dalam maupun luar negeri.

Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (EKRAF) mengatakan kolaborasi ini merupakan cerminan nyata dari keseriusan Pemerintah Indonesia dalam mendukung pertumbuhan industri gim nasional, sekaligus mempertegas komitmen bersama antara sektor publik dan swasta dalam membangun ekosistem gim yang berdaya saing global.

“Kolaborasi antara Coda, EKRAF, dan para pengembang gim di Indonesia bukan sekadar penandatanganan nota kesepahaman di atas kertas. Tapi ini adalah langkah formal yang menunjukkan keseriusan dan komitmen Pemerintah dan sektor industri seperti Coda.”

“Bagi semua pengembang gim di sini, Indonesia bukan hanya negeri penuh berbasis pemain gim yang besar atau target pasar yang hebat. Melalui penguatan ekosistem ini, kita ingin membuktikan bahwa kita tidak hanya mampu memenangi kejuaran dunia sebagai pemain, tetapi juga menguasai pasar global sebagai kreator yang hebat.”

Ke depan, Coda dan EKRAF akan terus mengeksplorasi berbagai program lainnya untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan industri kreatif digital Indonesia. Kolaborasi antara keduanya bertujuan untuk memastikan para kreator Indonesia mampu mengakses peluang global sekaligus mendukung pertumbuhan jangka panjang, ketahanan, dan daya saing industri gim Indonesia.

Didirikan di Indonesia dengan kantor pusat Singapura, Coda telah berkembang menjadi platform perdagangan digital global yang beroperasi di lebih dari 80 pasar dan mendukung lebih dari 400 metode pembayaran. Melalui berbagai solusi inovatif termasuk Coda Webstore, Codapay, serta platform konsumen Coda seperti Codashop dan Coda Distribution, perusahaan kami berhasil menjembatani publisher dan brand global dengan ratusan juta konsumen di seluruh dunia.

Indonesia terus memegang peran penting dalam lini bisnis Coda, dengan kontribusi sekitar 22% terhadap pendapatan global perusahaan. Sepanjang periode Mei 2025 hingga Maret 2026, platform konsumen unggulan Coda, Codashop Indonesia, mencatat rata-rata kunjungan bulanan melampaui 13 juta dan melayani lebih dari 1 juta pembeli aktif setiap bulannya.

Tentang Coda

Coda adalah pemimpin global dalam monetisasi, distribusi, dan perdagangan (commerce), yang dipercaya oleh nama-nama terbesar di industri gaming, hiburan, dan teknologi, termasuk Activision, Electronic Arts, Riot Games, Ubisoft, dan Moonton.

Didirikan pada tahun 2011 dan berkantor pusat di Singapura, Coda beroperasi dengan lebih dari 650 karyawan di seluruh dunia, dengan pusat operasional utama Asia dan Eropa. Coda memadukan layanan pembayaran, Merchant of Record (MoR), perdagangan, distribusi, dan rewards di seluruh lini B2B dan B2C guna mendorong pertumbuhan pendapatan global bagi berbagai brand dan publisher.

Produk-produk Coda meliputi Codapay, yang menyediakan akses ke lebih dari 400 metode pembayaran di lebih dari 80 pasar melalui satu integrasi API;  Coda Webstore, yang mengelola toko daring (storefront) langsung ke konsumen (direct-to-consumer) yang dapat didesain khusus; Coda Consumer Platforms (Platform Konsumen) termasuk Codashop, Recharge.com, dan Startselect.com; Coda Distribution, yang memperluas jangkauan melalui jaringan mitra dagang; dan Giftcloud, bisnis B2B rewards yang berbasis di Inggris, yang melayani pelanggan korporat di seluruh Eropa.

Pada Agustus 2025, Coda mengakuisisi Recharge, platform prabayar terkemuka di Eropa, yang secara signifikan memperluas jejak bisnisnya di Eropa serta kapabilitas direct-to-consumer untuk pengisian ulang prabayar (prepaid top-ups) dan kartu hadiah (gift cards).

Coda didukung oleh Apis Partners, Insight Partners, Smash Capital, dan GIC,serta telah dinobatkan sebagai APAC High Growth Company (2023) oleh Financial Times, salah satu NextGenTech 30 oleh Granite Asia (2024), pemimpin pembayaran dalam daftar Fintech Innovation Asia dari Fortune (2024), dan masuk dalam daftar Fastest Growing Fintechs oleh The Straits Times (2024). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi coda.co.

[1] Gaming Growth Unlocked: Insights on Distribution, Payments, and Regulations in Asia, 2025

PT Merdeka Gold Resources Tbk Resmi Listing Sekunder di Papan Utama HKEX

HONG KONG, 2 Juli 2026/JavaRilis — PT Merdeka Gold Resources Tbk (“Merdeka Gold Resources”, “MGR”, atau “Perseroan”; IDX: EMAS), pemilik dan operator Tambang Emas Pani serta anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (“MDKA” atau “Grup”; IDX: MDKA), resmi melakukan pencatatan saham sekunder (secondary listing) di Papan Utama Bursa Efek Hong Kong (“HKEX”) dalam bentuk Hong Kong Depositary Receipts (“HDR”). Saham MGR mulai diperdagangkan pada 26 Juni 2026 dengan kode saham 6228.

Pencatatan sekunder MGR di Papan Utama HKEX menjadi tonggak sejarah bagi MGR, serta menandai babak baru bagi pasar modal Indonesia di kancah global. Di tengah kondisi makroekonomi yang masih tidak menentu, keberhasilan MGR merampungkan penawaran umum lintasnegara (cross-border public offering) menegaskan daya tahan bisnis perusahaan ini. Setelah melewati ketatnya persyaratan regulasi, tata kelola perusahaan, dan standar keterbukaan informasi di salah satu pusat keuangan internasional terkemuka dunia, MGR memperoleh validasi internasional yang melampaui tolok ukur di pasar berkembang pada umumnya. Pencapaian tersebut juga mencerminkan kepercayaan investor internasional kelas atas terhadap aset Indonesia berkualitas dengan fundamental yang solid. Sebagai langkah bersejarah, listing ini dapat menginspirasi lebih banyak perusahaan Indonesia yang berambisi global, serta turut mendongkrak daya saing dan posisi Indonesia dalam ekosistem keuangan dunia.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam seremoni pencatatan ini, antara lain The Hon Christopher Hui, GBS, JP (Secretary for Financial Services and the Treasury Hong Kong); Santoso Kartono (Komisaris Utama MGR); Xinyu Wang (Komisaris MGR); Suryadinata Tanu (Direktur MGR); Christina Choi (Executive Director Securities and Futures Commission); Dr. Kelvin Wong, SBS, JP (Chairman Securities and Futures Commission); Dr. Jona Widhagdo Putri (Komisaris Independen MGR); Carlson Tong (Chairman Hong Kong Exchanges and Clearing Limited); Julian Lee (Wakil Ketua HKEX Listing Committee); Bonnie Y. Chan (Chief Executive Officer Hong Kong Exchanges and Clearing Limited); Boyke Poerbaya Abidin (Direktur Utama MGR); Jessica Wattimena (Perwakilan Resmi MGR); serta John Mackay McCulloch Williamson (Komisaris Independen MGR).

Turut hadir pula sejumlah perwakilan dari mitra industri, di antaranya Vincent Liu (CNGR Advanced Material Co., Ltd.), Xin Zhi (Provident Capital Partners), Liguo Ding (Delong Iron and Steel Industry Group Co., Ltd.), Xuehua Chen (Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd.), Mingqing Gao dan Jinzhu Gao (Wanguo Gold Group Limited), serta Shizhou Yin (JCHX Mining Management Co., Ltd.).

Sebagai simbol seremoni pencatatan, Santoso Kartono selaku Komisaris Utama MGR memukul gong sebagai tanda suksesnya listing perseroan di Papan Utama HKEX. Dr. Jona Widhagdo Putri, Komisaris Independen MGR, turut menyampaikan sambutan dalam acara tersebut. Sementara itu, Direktur Utama MGR, Boyke Poerbaya Abidin, memberikan cendera mata kepada pihak HKEX sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang terjalin.

Tentang PT Merdeka Gold Resources Tbk

PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS) merupakan perusahaan tambang emas Indonesia yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX: MDKA). Perseroan resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada September 2025, sebagai bagian dari upaya Grup mengoptimalkan struktur modal, serta meningkatkan transparansi korporasi. Aset utama MGR adalah Tambang Emas Pani di Gorontalo, salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia, dengan sumber daya mineral yang mencapai 7,0 juta ons emas dan estimasi umur tambang sekitar 15 tahun. Produksi tambang ini didukung fasilitas Heap Leach (“HL”) dengan kapasitas awal 8 juta ton per tahun. Tambang Emas Pani memulai aktivitas penambangan awal pada Oktober 2025, mencatatkan produksi emas pertama pada Februari 2026, dan merampungkan penjualan emas pertamanya pada Maret 2026. Perseroan juga berencana mengembangkan fasilitas Carbon-in-Leach (“CIL”) yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028 dengan kapasitas yang ditingkatkan hingga 22 juta ton per tahun pada tahun yang sama sehingga produksi puncak berpotensi mencapai sekitar 545.000 ons emas per tahun pada 2031.

XJTLU Perkuat Kehadiran di Indonesia, Buka Program “Double Degree” dan Pengembangan Karier Global

JAKARTA/ 1 Juli 2026/ JavaRilis — Xi’an Jiaotong-Liverpool University (XJTLU) semakin mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi terkemuka dunia, khususnya di pasar Indonesia. XJTLU terbentuk melalui kerja sama antara Xi’an Jiaotong University di Tiongkok dan University of Liverpool di Inggris.

Indonesia kini tercatat sebagai pasar internasional terbesar XJTLU. Sekitar 700 mahasiswa Indonesia tengah menempuh studi di kampus Tiongkok tersebut. Untuk gelombang penerimaan mahasiswa baru pada September mendatang, jumlah pendaftar program sarjana dari Indonesia telah menembus 1.500 orang—setara 38% dari total pendaftar internasional.

“Saat ini, tenaga pengajar kami berasal dari lebih 60 negara dan wilayah yang berbeda-beda, sementara mahasiswa kami datang dari hampir 100 negara dan wilayah. Lingkungan kampus kami terbentuk dari keberagaman dan multikulturalisme ,” ujar Profesor Youmin Xi, Executive President XJTLU, dalam diskusi media di DoubleTree Hotel Kemayoran, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Ia menjelaskan, model pendidikan XJTLU menumbuhkan pola pikir gesit dan kearifan pada setiap mahasiswa. Mereka didorong mengembangkan beragam keterampilan dan berkolaborasi guna memperluas wawasan. “Kami juga membantu mahasiswa memupuk kearifan—kemampuan berpikir dalam dan bertindak bijak—dengan memadukan perspektif Barat dan Timur,” tambah Profesor Xi.

XJTLU saat ini membuka lebih dari 100 program akademik lintasdisiplin, mulai dari sains, teknik, bisnis, keuangan, arsitektur, perencanaan kota, hingga bahasa dan budaya. Semua program dituturkan dalam bahasa Inggris, kecuali mata kuliah umum dan dasar. Lulusan sarjana akan membawa dua gelar sekaligus: gelar XJTLU yang diakui Kementerian Pendidikan Tiongkok, dan gelar University of Liverpool yang diakui secara global. Adapun mahasiswa pascasarjana memperoleh gelar dari University of Liverpool yang juga mendapat pengakuan dari Kementerian Pendidikan Tiongkok. Seluruh program akademik XJTLU bahkan membuka program doktoral, sejalan dengan visi universitas ini untuk menjadi institusi riset internasional terkemuka di Tiongkok dengan reputasi global.

Pengalaman pribadi turut dibagikan oleh Tuty Julfa, lulusan XJTLU yang kini menjalankan bisnis di sektor ritel fesyen. “Saya merasa sangat beruntung berkuliah di XJTLU. Bukan cuma hard skill yang terasah, tapi soft skill yang penting untuk karier saya juga ikut terbentuk. Bukan sekadar akademik—ada keterampilan interpersonal, ada cara membangun ketekunan dan ketahanan diri. Kelihatannya sederhana, namun semua hal tersebut membentuk diri saya hari ini,” tuturnya.

Sebagai bagian dari ekspansi internasionalnya, XJTLU membuka kantor perwakilan resmi di Indonesia pada 2024—langkah yang terbukti mempererat hubungan dengan calon mahasiswa, mitra akademik, dan berbagai pemangku kepentingan lain. Pada Juni tahun ini, tim rekrutmen XJTLU di Indonesia pun diperluas guna meningkatkan layanan.

Di dalam negeri, XJTLU telah menjalin kemitraan dengan sejumlah kampus ternama, antara lain Binus University, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Kristen Petra Surabaya. Kolaborasi serupa juga merambah ke lembaga konsultan pendidikan serta sekolah-sekolah lokal dan internasional.

Dengan momentum pertumbuhan yang terus menguat di Indonesia, XJTLU semakin memantapkan diri sebagai gerbang bagi talenta muda yang mengejar pendidikan kelas dunia dan peluang karier global.

Profesor Xi menutup paparannya dengan menyinggung usia XJTLU yang genap 20 tahun pada tahun ini. “Dunia masa depan membutuhkan pilar baru: orang-orang yang bisa bekerja berdampingan dengan AI. Sejak tahun pertama, mahasiswa kami sudah dikenalkan dengan AI, cara memakainya, sampai etika di baliknya. Tahun kedua, mereka belajar menerapkan AI secara tepat di mata kuliah seperti Matematika, Teknik, dan Ilmu Sosial. Memasuki tahun ketiga, AI telah menjadi alat bantu riset untuk memperdalam pemahaman. Kami memang memanfaatkan AI untuk mendukung pendidikan—meningkatkan kualitasnya, merestrukturisasi, membentuknya kembali. Tapi, bukan untuk menggantikan pendidikan. Selama manusia masih ada, pendidikan akan tetap bertahan. Filosofi kami ‘X plus AI’, bukan ‘AI plus X’. AI bukan cuma soal belajar, tapi juga soal membangun ketahanan untuk masa depan,” pungkasnya.

Tentang Xi’an Jiaotong-Liverpool University (XJTLU)

XJTLU adalah universitas kerja sama internasional antara Xi’an Jiaotong University di Tiongkok dan University of Liverpool di Inggris—memadukan kekuatan dua institusi ternama sehingga menjadi universitas kerja sama internasional terbesar  yang disetujui Kementerian Pendidikan Tiongkok.

Berlokasi di Suzhou, kampus XJTLU menggabungkan warisan budaya dengan perkembangan ekonomi kota yang tergolong paling maju di Tiongkok. Lokasinya yang strategis di Suzhou Dushu Lake Science and Education Innovation District, dalam kawasan Suzhou Industrial Park (SIP), turut membuka akses luas ke jejaring bisnis dan peluang kolaborasi industri.

Informasi lebih lanjut tentang XJTLU dapat diakses di: https://www.xjtlu.edu.cn/en

 

iCAUR V23 Meraih Red Dot Award: Design Concept 2026, Mendapat Pengakuan Internasional atas Desain Klasiknya

WUHU, Tiongkok, 1 Juli 2026/JavaRilis– iCAUR V23 dari Chery Group, berhasil meraih Red Dot Award: Design Concept 2026 di Jerman. Berdiri pada 1955, Red Dot Design Award merupakan salah satu dari tiga penghargaan desain paling bergengsi di dunia, bersama iF Design Award dan IDEA (International Design Excellence Awards). Penghargaan ini kerap dijuluki sebagai “Oscar-nya Dunia Desain.” Penghargaan ini menjadi pengakuan penting atas kapabilitas desain orisinal iCAUR, serta menegaskan bahwa V23 telah memenuhi standar internasional dalam aspek desain klasik, kepraktisan ruang, dan pengalaman berkendara di berbagai lingkungan.

Dari segi desain, V23 memanfaatkan keunggulan platform kendaraan listrik murni. Dengan konfigurasi ekstrem yang menempatkan keempat roda sedekat mungkin ke setiap sudut bodi, sudut maksimal bagian depan 43°, sudut maksimal bagian belakang 41°, serta tinggi kolong 210 mm, V23 tampil dengan postur tangguh. Rasio lebar dan tinggi yang mendekati 1:1 sehingga menghadirkan proporsi visual yang seimbang. Sementara itu, siluet bodi kotak dan permukaan bidang yang tegas semakin memperkuat kesan kokoh pada mobil ini.

Pada bagian detail, lampu depan berbentuk bulat, wiper yang terekspos, lampu rem yang dipasang tinggi bergaya piksel Lego, aksen “ransel” terpadu di bagian belakang, serta jendela semu pada pilar C menghadirkan sentuhan klasik yang kuat sekaligus menampilkan identitas desain kotak yang mudah dikenali. Pelindung transparan pada radar gelombang milimeter secara halus menegaskan identitas kendaraan ini sebagai kendaraan berteknologi energi baru. Filosofi desain ini menghadirkan beragam karakter melalui perpaduan organik berbagai elemen desain, sekaligus memberikan pilihan personalisasi yang lebih luas bagi pengguna muda.

Desain klasik yang menonjol secara langsung meningkatkan daya tarik mobil ini di pasar. Sejak diluncurkan, V23 berhasil menempati peringkat pertama di segmen SUV dengan bodi kotak berbasis energi baru di Asia Tenggara. Pada bulan Mei, lebih dari 1.000 unit V23 resmi terdaftar di Thailand, menempatkannya di jajaran lima besar model kendaraan listrik murni di negara tersebut. Di Malaysia, sebanyak 481 unit kendaraan baru telah diserahkan kepada konsumen pada bulai Mei. Dengan demikian, mobil ini terus memimpin pasar SUV bodi kotak berbasis energi baru. Pada bulan Mei tahun ini, V23 resmi memasuki pasar Afrika Selatan. Media dan para KOL yang mengikuti sesi uji kendara memberikan apresiasi tinggi terhadap performanya yang impresif, desain klasik, serta fitur-fitur cerdasnya. Dalam satu bulan pertama sejak dipasarkan, mobil ini berhasil mencatatkan lebih dari 300 pesanan.

V23 juga berhasil meraih peringkat pertama di segmen SUV listrik murni berukuran menengah dalam Studi Indeks Daya Tarik Produk Kendaraan Energi Baru Tiongkok 2026 oleh J.D. Power. Pada debutnya di Pameran Otomotif Indonesia, mobil ini berhasil memborong tiga penghargaan: Best APM (application performance monitoring) Outdoor Activity, Favorite New Car Launch, dan Favorite Newcomer Car Brand. Mobil ini juga menjadi SUV listrik murni bodi kotak pertama yang meraih rating keselamatan bintang lima dari ASEAN NCAP (Program Penilaian Mobil Baru untuk Negara-Negara Asia Tenggara).

Kini, desain bodi kotak kembali mendapat apresiasi yang tinggi di pasar global. Melalui desain dan filosofi produk yang berani tampil berbeda tanpa mengorbankan karakternya, V23 berhasil mendapatkan pengakuan dari berbagai penghargaan internasional bergengsi sekaligus dari pasar konsumen. Filosofi ini diwujudkan melalui rangkaian acara global “Ride to Cheer”, yang mengajak para pengguna berbagi momen penuh kegembiraan, baik dalam petualangan di alam terbuka maupun melalui pengalaman langsung di dealer. Robot AiMOGA juga akan hadir untuk mengajak konsumen berinteraksi, sekaligus mendukung upaya merek dalam memperluas kehadirannya di tingkat global.