Sekolah-Sekolah Terkemuka di Asia Tenggara Bergabung sebagai Cambridge English Educational Partners untuk Menyiapkan Talenta Masa Depan

SINGAPURA, 30 Juli 2026 /JavaRilis/Kekuatan kurikulum dan kualitas hasil pembelajaran merupakan dua faktor utama yang menjadi pertimbangan banyak orang tua saat memilih sekolah swasta untuk anak mereka.

Di samping prestasi akademik, orang tua juga ingin membekali anak dengan kemampuan berbahasa Inggris yang baik agar siap melanjutkan pendidikan ke universitas terkemuka dan memiliki peluang karier yang lebih luas di masa depan.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, sekolah-sekolah terkemuka di Asia Tenggara mulai bergabung sebagai Cambridge English Educational Partners. Melalui program ini, sekolah mengadopsi buku ajar Cambridge English di ruang kelas, mengembangkan kompetensi guru melalui pelatihan dan kualifikasi mengajar Cambridge English, serta mengukur kemampuan bahasa Inggris siswa melalui tes dan ujian Cambridge English yang telah diakui secara global. Kualifikasi tersebut banyak digunakan sebagai salah satu persyaratan oleh universitas, lembaga pemerintah yang menangani visa, dan perusahaan di berbagai negara.

Program Cambridge English Educational Partners mengedepankan pendekatan yang menyeluruh dalam pembelajaran bahasa Inggris. Program ini mengintegrasikan proses belajar, mengajar, dan penilaian hasil belajar untuk membantu sekolah meningkatkan standar pembelajaran dan evaluasi, serta mendukung siswa mengembangkan kemampuan bahasa Inggris dan membuktikan kompetensinya di tingkat internasional.

Wakil Kepala Sekolah Viet Anh School, Vietnam, Nguyet Doan, menilai pendekatan yang memadukan pembelajaran dan penilaian secara terintegrasi berperan penting dalam pengembangan kemampuan bahasa siswa.

“Di Viet Anh School System, kami berkomitmen membangun fondasi bahasa Inggris yang kuat melalui lingkungan belajar yang menarik, standar internasional, dan pengalaman komunikasi yang relevan dengan kehidupan nyata. Filosofi kami adalah ‘Start with English, Grow with the World’. Kami mengapresiasi dukungan dan kemitraan yang terus terjalin dengan Cambridge English. Kemitraan ini membantu siswa meningkatkan keterampilan bahasa Inggris agar mereka dapat berkembang di dunia yang semakin terhubung secara global,” ujar Nguyet Doan.

Konsep Integrated Learning and Assessment kini semakin banyak diterapkan oleh sekolah-sekolah di kawasan Asia Tenggara, terutama sekolah swasta. Para pendidik memandang proses belajar, mengajar, dan penilaian hasil belajar perlu berjalan sebagai satu kesatuan yang berkesinambungan. Pendekatan ini juga memberikan ruang yang lebih besar bagi sekolah untuk memantau perkembangan siswa melalui aktivitas sehari-hari, mengarahkan proses belajar, serta memberikan umpan balik yang berkelanjutan dan relevan.

Dr. Mohammad Yasin, M.M., Kepala Pengembangan Kurikulum dan Program, Direktorat Sekolah Dasar dan Menengah, YPI Al Azhar di Indonesia, menambahkan.

“Integrasi yang menyeluruh antara berbagai sumber daya Cambridge English, mulai dari buku ajar, ujian dan asesmen, hingga program pelatihan guru, telah meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar secara signifikan. Berbagai sumber daya tersebut membekali para pendidik dengan metodologi pengajaran dan materi pembelajaran berstandar global, serta membantu siswa mengembangkan kemampuan komunikasi internasional dan keterampilan berpikir kritis. Kolaborasi yang kuat ini terus mempercepat transformasi digital pendidikan yang tengah kami jalankan.”

Penilaian kemampuan bahasa Inggris memiliki peran penting dalam membantu sekolah memahami bidang-bidang yang masih perlu ditingkatkan dalam proses pembelajaran siswa. Dengan hasil asesmen tersebut, sekolah dapat membandingkan capaian siswanya dengan siswa dari sekolah lain, baik di tingkat nasional dan internasional, yang mengikuti ujian yang sama sehingga tercipta keselarasan standar kemampuan bahasa Inggris secara global.

Director, Assumption College Thonburi, Reverend Brother Verayuth Boonpram, juga berbagi pengalaman tentang kemampuan siswanya dalam memenuhi standar global.

“Ujian Cambridge English Qualifications menjadi tolok ukur yang diakui secara global untuk menilai kemampuan bahasa Inggris siswa kami. Hasil ujian membantu kami mengidentifikasi tingkat kemampuan bahasa siswa secara akurat, memantau perkembangan mereka, serta memastikan kurikulum yang kami terapkan tetap selaras dengan standar global. Dengan demikian, kami dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dalam mendukung perkembangan siswa,” ujar Verayuth Boonpram.

Informasi lebih lanjut mengenai konsep Integrated Learning and Assessment dari Cambridge English dapat diakses melalui laman resmi Cambridge English.

Sekolah atau lembaga pendidikan yang tertarik bergabung sebagai Cambridge English Educational Partners dapat mengirimkan formulir pendaftaran kepada Cambridge English dan akan dihubungi kembali oleh tim Cambridge English untuk proses selanjutnya. (***)

Vibes Music Australia Perluas Ekspansi Strategis di ASEAN melalui Indonesia, Thailand, dan Kamboja

BANGKOK, Thailand, 29 Juli 2026 /JavaRilis/ Vibes Music Australia mengumumkan ekspansi besar-besaran ke kawasan Asia Tenggara setelah kunjungan regional pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) dan Artist & Repertoire (A&R) perusahaan, Gerard Lasantha (Lopez), ke Thailand dan Kamboja. Perusahaan juga memperkuat investasinya yang telah berjalan di Indonesia sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang di kawasan ASEAN.

Ekspansi ini mencerminkan komitmen Vibes Music Australia untuk mengembangkan industri electronic dance music (EDM) di Asia Tenggara sekaligus mendukung sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pertukaran budaya di kawasan.

Selama kunjungannya, Lopez bertemu dengan sejumlah pejabat pemerintah, institusi akademik, dan pemangku kepentingan industri guna menjajaki kemitraan yang mendorong investasi di sektor musik, hiburan, dan ekonomi kreatif. Inisiatif tersebut diharapkan membuka peluang baru bagi musisi lokal, penyelenggara acara, serta industri pariwisata.

Perkuat Kerja Sama di Thailand dan Kamboja

Di Thailand, Lopez menghadiri International Conference on Peace upon Morality, Development and Nation-Building (ICPDN 2026) atas undangan Prof. Kriengsak Chareonwongsak. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Kriengsak mengapresiasi visi Lopez untuk menghadirkan investasi internasional ke Thailand melalui industri kreatif. Ia juga menilai festival musik dan berbagai kegiatan hiburan berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ekonomi kreatif negara tersebut.

Sementara di Kamboja, Lopez bertemu dengan Dr. Kin Phea, Direktur Jenderal Institute for International Relations and Public Policy (IRIC). Pertemuan tersebut membahas pengembangan industri kreatif Kamboja sekaligus upaya menjadikan negara itu sebagai destinasi baru penyelenggaraan acara musik internasional.

Dalam pertemuan tersebut, Lopez menyatakan komitmen untuk meluncurkan operasional Vibes Music Australia di Kamboja sebagai tonggak penting dalam strategi ekspansi perusahaan di ASEAN.

Indonesia Menjadi Pilar Utama Ekspansi Regional

Indonesia telah menjadi salah satu pilar utama dalam ekspansi regional Vibes Music Australia. Lopez telah menanamkan investasi di Jakarta sebagai basis pengembangan bisnis perusahaan di salah satu pasar musik terbesar di Asia Tenggara.

Agenda peluncuran karya terbaru perusahaan juga mencerminkan ambisi internasional yang semakin besar. Sejumlah singel yang akan dirilis meliputi Sweet DJ, A-KOTO featuring SUVI, RIDDAI (Remix) oleh A-KOTO featuring Bachi Susan, serta Solar yang menampilkan SORA dan SUVI.

Selain itu, perusahaan tengah mengembangkan sejumlah proyek Extended Play (EP), antara lain Genesi, Indonesia, Lost Little Love, My Life, Beautiful, Waterfall Heart, Bailar, dan Abantgrade, serta berbagai proyek lainnya yang masih dalam tahap produksi.

Katalog tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam menghasilkan musik elektronik berstandar internasional sekaligus memperluas kolaborasi antara musisi dari Australia, ASEAN, Asia Selatan, Eropa, dan Amerika Utara.

“RIDDAI” Segera Dirilis

Sebagai bagian dari ekspansi tersebut, Vibes Music Australia bersiap meluncurkan karya EDM berjudul RIDDAI dalam enam pekan mendatang.

Lagu tersebut merupakan versi remix yang diproduseri oleh Gerard Lasantha (Lopez) dengan menampilkan musisi EDM asal Indonesia SORA serta penyanyi Sri Lanka Bachi Susan, artis Vibes Music Australia yang telah menorehkan berbagai prestasi di tangga lagu.

Menggabungkan karakter musik pure techno, lirik berbahasa Sinhala, dan vokal khas Bachi Susan, RIDDAI menghadirkan perpaduan musik yang terinspirasi dari akar musik elektronik Eropa sekaligus memperkenalkan identitas baru Asia Selatan ke panggung EDM global.

Kolaborasi Lintas Negara untuk Perkuat Industri EDM

Ke depan, Vibes Music Australia juga mengembangkan serangkaian proyek EP yang mempertemukan talenta-talenta baru ASEAN dengan musisi, produser, dan artis EDM dari negara-negara Barat.

Kolaborasi lintas negara tersebut bertujuan menampilkan potensi industri kreatif Asia Tenggara sekaligus menciptakan karakter musik yang memadukan musik elektronik global dengan pengaruh budaya kawasan.

Melalui proyek tersebut, perusahaan berharap dapat menyediakan panggung internasional bagi musisi regional sekaligus memperkuat posisi ASEAN dalam industri EDM dunia.

Vibes Music Australia juga bekerja sama dengan Nicholas Di Lorenzo, mastering engineer dua kali nominasi Grammy yang telah meraih berbagai sertifikasi multi-platinum serta masuk tangga lagu Billboard dan ARIA melalui Panorama Mastering di Melbourne.

Nicholas menangani proses mastering untuk sejumlah rilis Vibes Music Australia guna memastikan seluruh karya memenuhi standar produksi musik internasional.

Perkuat Ekosistem Musik dan Ekonomi Kreatif

Bersama produser, teknisi audio, dan musisi dari berbagai negara Barat, Vibes Music Australia membangun ekosistem kreatif yang menghubungkan Australia, ASEAN, Asia Selatan, Eropa, dan Amerika Utara melalui industri musik.

“ASEAN merupakan salah satu kawasan paling menjanjikan di dunia bagi pertumbuhan ekonomi kreatif. Visi kami adalah bekerja sama dengan pemerintah, musisi, otoritas pariwisata, dan mitra sektor swasta untuk membangun ekosistem musik electronic dance yang mampu menarik audiens internasional, memberdayakan talenta lokal, serta menciptakan peluang ekonomi baru di seluruh kawasan,” ujar Gerard Lopez.

Selain memperluas bisnis, Lopez juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pertukaran pengetahuan dan dialog kebijakan di kawasan. Sebagai Senior Fellow South Asia Foresight Network (SAFN) yang berada di bawah The Millennium Project di Washington D.C., ia akan terus mendukung kolaborasi antara kalangan akademisi, pembuat kebijakan, dan sektor swasta di ASEAN maupun Amerika Serikat.

Dengan operasional dan investasi yang kini mencakup Australia, Amerika Serikat, Indonesia, Thailand, Sri Lanka, dan Kamboja, Vibes Music Australia memposisikan diri sebagai platform regional yang menghubungkan industri musik, pariwisata, investasi, dan inovasi kreatif.

Melalui kemitraan strategis serta kolaborasi lintas negara, perusahaan menargetkan penyelenggaraan pengalaman EDM berkelas dunia, pengembangan produksi musik berstandar internasional, serta kontribusi terhadap pertumbuhan pariwisata berkelanjutan, pembangunan ekonomi, dan penguatan hubungan budaya di kawasan Indo-Pasifik.

Polibeli Jajaki Peluang Pengembangan Pusat Data AI di Indonesia melalui Penandatanganan MOU

NEW YORK, Amerika Serikat, 28 Juli 2026 /JavaRilis/ — Polibeli Group Ltd. (NASDAQ: PLBL), penyedia solusi rantai pasok digital global, mengumumkan telah menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) yang tidak mengikat dengan PT Grosirone Prima Nusantara, perusahaan pengembang dan koordinator proyek yang berbasis di Indonesia, untuk mengevaluasi peluang pengembangan pusat data kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Indonesia.

Berdasarkan MOU tersebut, kedua pihak sepakat membangun kerangka awal kerja sama sekaligus melakukan studi kelayakan terhadap potensi pengembangan pusat data AI. Proses evaluasi akan mencakup analisis kondisi infrastruktur, termasuk ketersediaan fasilitas pusat data colocation, pasokan listrik, sistem pendingin, konektivitas jaringan, serta kelayakan komersial secara keseluruhan.

Proyek yang tengah dikaji tersebut berpotensi memiliki kapasitas hingga sekitar 10 megawatt (MW), dengan tahap awal diperkirakan berkisar 2 MW hingga 5 MW, bergantung pada hasil evaluasi teknis, komersial, dan regulasi lebih lanjut.

Polibeli menegaskan bahwa MOU tersebut tidak bersifat mengikat dan semata-mata bertujuan memfasilitasi pembahasan awal, pertukaran informasi, serta studi kelayakan. Kesepakatan tersebut bukan merupakan komitmen untuk membangun fasilitas, membeli peralatan, menyewa pusat data, maupun melakukan investasi modal.

Setiap pengembangan proyek di masa mendatang akan bergantung pada keberhasilan proses due diligence, persetujuan internal perusahaan, ketersediaan pendanaan, pemenuhan persyaratan regulasi, serta penandatanganan perjanjian definitif.

Indonesia dinilai semakin strategis sebagai pasar pengembangan infrastruktur digital, didorong oleh pertumbuhan komputasi awan (cloud computing), meningkatnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, serta permintaan kapasitas pemrosesan data yang terus berkembang. Melalui proses evaluasi ini, Polibeli ingin menjajaki peluang yang sejalan dengan tren perkembangan infrastruktur teknologi tersebut.

Polibeli mengoperasikan platform rantai pasok digital berskala global yang melayani berbagai pelaku usaha di pasar internasional. Perusahaan menyatakan akan terus mengevaluasi berbagai peluang strategis yang dapat melengkapi kapabilitas yang telah dimiliki sekaligus mendukung target pertumbuhan jangka panjang.

Meski demikian, perusahaan menegaskan belum ada kepastian bahwa perjanjian definitif akan ditandatangani ataupun proyek tersebut akan direalisasikan.

Pernyataan Prospektif

Rilis berita ini memuat sejumlah pernyataan prospektif (forward-looking statements) sebagaimana dimaksud dalam ketentuan safe harbor berdasarkan U.S. Private Securities Litigation Reform Act of 1995.

Pernyataan tersebut mencakup, namun tidak terbatas pada, rencana strategis perusahaan, ekspansi usaha, peluang pasar yang diproyeksikan, pengembangan solusi berbasis AI, serta kinerja bisnis di masa mendatang. Pernyataan ini didasarkan pada asumsi dan ekspektasi manajemen saat ini, sehingga mengandung berbagai risiko dan ketidakpastian yang dapat menyebabkan realisasi hasil berbeda secara material dari yang diperkirakan.

Risiko tersebut antara lain mencakup kemungkinan tidak tercapainya perjanjian definitif terkait proyek yang direncanakan, tidak terealisasinya tujuan MOU, perubahan kondisi ekonomi dan pasar, perkembangan regulasi, risiko keamanan siber, kondisi geopolitik, serta berbagai faktor lain yang dijelaskan dalam dokumen perusahaan yang disampaikan kepada U.S. Securities and Exchange Commission (SEC).

VIVERE Group Gandeng Rimini Street untuk Perkuat Dukungan SAP dan Percepat Transformasi Bisnis

LAS VEGAS, Amerika Serikat, 27 Juli 2026 /JavaRilis/ — Rimini Street, Inc. (Nasdaq: RMNI), penyedia layanan dukungan perangkat lunak, solusi Agentic AI ERP, serta penyedia dukungan pihak ketiga terkemuka untuk perangkat lunak Oracle, SAP, dan VMware, mengumumkan bahwa VIVERE Group, perusahaan penyedia solusi terpadu di bidang kontraktor interior, manufaktur furnitur, dan furnishing asal Indonesia, memilih Rimini Support™ for SAP untuk menjaga kesinambungan operasional bisnis, memperkuat dukungan terhadap lingkungan SAP ECC yang menjadi sistem kritikal perusahaan, sekaligus membebaskan sumber daya TI internal agar dapat berfokus pada inisiatif transformasi digital.

Memperkuat Dukungan SAP Sambil Mendorong Transformasi

Didirikan pada 1984 dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 2002 melalui PT Gema Graha Sarana Tbk (IDX: GEMA), VIVERE Group mengoperasikan SAP ECC 6 berbasis IBM Db2 sebagai platform utama yang mendukung operasional proyek, manufaktur, dan distribusi.

Seiring berakhirnya masa dukungan untuk sistem SAP ECC serta dorongan untuk bermigrasi ke SAP S/4HANA, VIVERE meminta masukan dari Gartner mengenai berbagai opsi peta jalan transformasi. Berdasarkan hasil diskusi dan rekomendasi dari perusahaan sejenis, VIVERE memutuskan bahwa investasi perusahaan akan memberikan nilai lebih besar apabila diarahkan pada inovasi dibandingkan melakukan migrasi ke S/4HANA yang dinilai mahal dan memerlukan waktu panjang.

“Kami selalu menempatkan sumber daya manusia, kualitas, dan kesinambungan bisnis sebagai dasar dalam setiap keputusan teknologi. Teknologi harus menjadi solusi praktis yang mendukung operasional yang andal, meningkatkan proses bisnis, dan memperkuat perusahaan tanpa menimbulkan gangguan yang tidak perlu,” ujar Sutrisno Yao, Head of IT VIVERE Group.

VIVERE kemudian menunjuk Rimini Street sebagai mitra strategis. Melalui kerja sama tersebut, perusahaan memperoleh penghematan biaya secara langsung, dukungan SAP dari tenaga ahli, serta fleksibilitas untuk memodernisasi sistem di atas infrastruktur yang telah dimiliki.

“Rimini Street memberi kami keyakinan bahwa lingkungan SAP kami mendapat dukungan yang optimal, sekaligus memberikan ruang yang lebih besar bagi tim internal untuk fokus pada berbagai peningkatan yang mendorong kemajuan bisnis,” kata Yao.

Memberikan Ruang bagi Peningkatan Proses dan Pertumbuhan

Seiring ekspansi dan modernisasi perusahaan, tim TI VIVERE kini memusatkan perhatian pada penguatan integrasi sistem, peningkatan konsistensi proses bisnis, serta percepatan transformasi digital di seluruh lini usaha.

“Tujuan awal kami sangat jelas, yakni menjaga kesinambungan bisnis, memperkuat dukungan SAP, dan membebaskan tim internal agar dapat berfokus pada prioritas yang memberikan nilai tambah lebih besar. Rimini Street membantu tim kami mengurangi waktu untuk menangani persoalan SAP sehari-hari sehingga dapat lebih fokus pada peningkatan proses bisnis dan kebutuhan strategis perusahaan,” ujar Yao.

Executive Vice President sekaligus Chief Client Officer Rimini Street Nancy Lyskawa mengatakan, perusahaan saat ini menghadapi tekanan untuk meningkatkan efisiensi operasional di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat dan kondisi pasar yang dinamis.

“Dalam pasar yang sangat kompetitif dan penuh ketidakpastian saat ini, menekan biaya operasional sekaligus membebaskan modal dan talenta bukan lagi sekadar pilihan. Perusahaan-perusahaan yang berpandangan ke depan seperti VIVERE Group memilih Rimini Street agar memiliki kapasitas lebih besar untuk berinovasi sekaligus merealisasikan inovasi tersebut,” ujar Lyskawa.

Rimini Street menyatakan layanan Rimini Support™ dirancang untuk membantu para pemimpin TI mencapai target pertumbuhan bisnis sekaligus meningkatkan profitabilitas perusahaan.

Tentang Rimini Street

Rimini Street, Inc. (Nasdaq: RMNI) merupakan perusahaan global penyedia layanan dukungan perangkat lunak perusahaan (enterprise software), layanan terkelola (managed services), serta solusi Agentic AI ERP untuk sistem yang bersifat kritikal bagi operasional bisnis. Perusahaan juga dikenal sebagai penyedia layanan dukungan pihak ketiga terkemuka bagi perangkat lunak Oracle, SAP, dan VMware.

Rimini Street telah menjalin ribuan kontrak layanan TI dengan perusahaan anggota Fortune Global 100, Fortune 500, perusahaan menengah, organisasi sektor publik, hingga instansi pemerintah. Melalui metodologi Rimini Smart Path™, para pelanggan diklaim mampu meningkatkan kinerja operasional, menghemat biaya hingga miliaran dolar AS, serta mengalokasikan dana tersebut untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan berbagai inovasi lainnya.

 

Indonesia International Smart City 2026 Perkuat Jejaring Regional Jelang Pameran Agustus Mendatang

JAKARTA, 24 Juli 2026/ JavaRilis/ — Menjelang penyelenggaraan Indonesia International Smart City 2026 Expo & Forum (IISMEX), pihak penyelenggara memperkuat jejaring kerja sama di tingkat regional sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan ekosistem kota cerdas di Indonesia.

Diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, IISMEX akan kembali hadir bersama Indo Security dan Indo Firex, sekaligus menjadi wadah yang mempertemukan pemerintah, penyedia teknologi, investor, serta pelaku industri dalam mempercepat penerapan solusi kota cerdas di Indonesia.

Prospek sektor ini dinilai terus berkembang seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) di berbagai sektor. Berdasarkan data Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI), nilai pasar IoT nasional diperkirakan mencapai US$40 miliar atau sekitar Rp673 triliun, dengan pertumbuhan tahunan (CAGR) sebesar 14,7%.

Jumlah perangkat IoT yang terhubung juga diproyeksikan meningkat dari 678 juta menjadi lebih dari 800 juta unit dalam beberapa tahun ke depan. Pertumbuhan tersebut diperkirakan akan mendorong pengembangan infrastruktur kota cerdas, transportasi pintar, layanan publik digital, utilitas, hingga berbagai solusi perkotaan berbasis teknologi.

Melihat potensi tersebut, IISMEX 2026 hadir sebagai wadah kolaborasi yang menghubungkan pemerintah, pelaku industri, penyedia teknologi, dan investor. Melalui forum ini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi, berbagi pengalaman, serta mempercepat implementasi berbagai inovasi kota cerdas di Indonesia.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, IISMEX turut ambil bagian dalam The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting yang berlangsung di Banyuwangi pada 20–21 Juli 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama regional, mengikuti perkembangan implementasi kota cerdas di kawasan ASEAN, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara.

IISMEX edisi ke-9 akan digelar pada 11–13 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, bersamaan dengan Indo Water, Indo Waste & Recycling, Indo Renergy & Electric, Indo Security, dan Indo Firex 2026 Expo & Forum.

Penyelenggara menargetkan sekitar 700 perusahaan peserta dari 30 negara serta lebih dari 17.000 pengunjung profesional. Ajang ini diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pengembangan teknologi kota cerdas di kawasan Asia Tenggara.

Tentang Napindo

PT Napindo Media Ashatama merupakan penyelenggara pameran profesional yang telah menggelar lebih dari 100 pameran berskala nasional maupun internasional. Perusahaan menyelenggarakan berbagai pameran di sektor strategis, mulai dari kota cerdas, energi, pengelolaan air dan limbah, ketenagalistrikan, keselamatan dan keamanan, hingga pertanian, peternakan, perikanan, serta industri maritim dan pertahanan.

Casio Hadirkan Pengalaman Baru G-SHOCK di Roblox

TOKYO, 24 Juli 2026 /JavaRilis/ — Casio Computer Co., Ltd. menghadirkan konten G-SHOCK di Roblox sebagai bagian dari proyek VIRTUAL G-SHOCK.

Roblox merupakan platform gim dan kreasi digital yang memiliki lebih dari 150 juta pengguna aktif harian (daily active user/DAU) di seluruh dunia dan sangat populer di kalangan generasi muda. Lewat Roblox, Casio menghadirkan avatar yang terinspirasi dari sejumlah model ikonik G-SHOCK.

Di Roblox, pengguna dapat menyesuaikan avatar dan mengekspresikan gaya pribadi mereka melalui berbagai pilihan fesyen digital. Untuk mendukung pengalaman tersebut, Casio menghadirkan 12 jam tangan virtual yang dapat dipilih dalam beragam warna. Pengguna dapat menemukan model G-SHOCK yang paling sesuai dengan karakter dan gaya mereka, bahkan di dunia virtual.

Selain itu, Casio juga meluncurkan “Challenge the Skate Obby: G-SHOCK”, sebuah dunia virtual yang mengajak pemain merasakan semangat dan karakter khas G-SHOCK melalui permainan rintangan bertema skateboard. Mengadopsi format gim obby yang populer di kalangan pengguna muda Roblox, permainan ini menantang pemain untuk terus mencoba, melewati berbagai rintangan, dan mencapai garis akhir.

Untuk merayakan peluncurannya, Casio akan menggelar acara khusus yang berlangsung mulai 15 Juli hingga 2 Agustus 2026 (UTC).

G-SHOCK untuk Avatar Roblox

Casio menghadirkan avatar berupa jam tangan virtual yang mereplikasi dua model legendaris G-SHOCK, yaitu DW-5600 dan GA-2100. Masing-masing model tersedia dalam enam pilihan warna sehingga total terdapat 12 item yang dapat dibeli pengguna di Roblox. Pengguna mudah mengganti model jam tangan sesuai tampilan avatar yang digunakan.

Tidak hanya berfungsi sebagai aksesori digital, jam tangan virtual tersebut juga memiliki fitur khusus untuk mengaktifkan efek tertentu saat digunakan dalam dunia virtual “Challenge the Skate Obby: G-SHOCK”.

Jadwal Peluncuran: 3:00 dini hari, 15 Juli (Rabu), UTC
https://www.roblox.com/catalog?Category=1&CreatorName=G-SHOCK&CreatorType=Group

Tentang “Challenge the Skate Obby: G-SHOCK”

“Challenge the Skate Obby: G-SHOCK” merupakan permainan rintangan bertema skateboard yang terinspirasi dari budaya jalanan. Jalur permainan ini terinspirasi dari berbagai metode pengujian daya tahan jam tangan dalam proses kontrol kualitas G-SHOCK. Pemain akan menghadapi serangkaian rintangan yang harus ditaklukkan sebelum mencapai garis akhir, menghadirkan pengalaman yang mencerminkan ketangguhan sebagai ciri khas G-SHOCK.

Jadwal Peluncuran: 3:00 dini hari, 15 Juli (Rabu), UTC
https://www.roblox.com/games/116152135419003/Challenge-the-Skate-Obby-G-SHOCK

Situs Khusus VIRTUAL G-SHOCK
https://gshock.casio.com/intl/virtual/roblox/

SIBS ASEAN 2026 Perkuat Kemitraan Ekonomi Selangor-Jawa Barat, Buka Peluang Investasi Baru

BANDUNG, 24 Juli 2026 /JavaRilis/ — Selangor International Business Summit (SIBS) ASEAN 2026 membuka peluang investasi baru sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi antara Selangor, Malaysia, dan Provinsi Jawa Barat melalui forum yang mempertemukan pejabat pemerintah, pemimpin dunia usaha, serta investor di Bandung.

Menteri Besar Selangor Dato’ Seri Amirudin Shari mengatakan SIBS tidak hanya menghadirkan peluang bisnis, tetapi juga mendorong penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor.

“Dalam Selangor International Business Summit, salah satu agenda utama adalah business matching dan koordinasi melalui Invest Selangor serta berbagai lembaga terkait. Dengan demikian, pelaku usaha akan memperoleh manfaat besar dari hubungan yang terjalin melalui forum ini,” ujar Amirudin di Bandung, Kamis.

Ia menegaskan, berbagai gagasan yang dihasilkan dalam forum tersebut harus diwujudkan menjadi kolaborasi nyata antara masyarakat, institusi, perusahaan, dan pemerintah.

“Salah satu hasil yang paling menggembirakan dari pertemuan ini adalah usulan pembentukan forum kerja sama yang berlangsung secara berkelanjutan antara Selangor dengan kementerian maupun pemerintah daerah yang berpartisipasi dalam konferensi ini,” katanya.

Menurut Amirudin, forum tersebut diharapkan dapat menjadi wadah pembahasan berbagai inisiatif bilateral, termasuk pengembangan industri semikonduktor, ketahanan pangan, energi, hingga sektor pertahanan.

“Itulah sebabnya saya menekankan bahwa kerja sama ini harus melampaui urusan bisnis semata. Jika hanya berfokus pada bisnis, orang hanya akan memikirkan keuntungan. Padahal masih banyak aspek lain yang tidak kalah penting, seperti budaya, kedaulatan, keamanan, dan kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menilai provinsi tersebut memiliki potensi besar untuk memperluas kolaborasi dengan Selangor di berbagai sektor, antara lain manufaktur, infrastruktur, pariwisata, dan perdagangan.

“Ada banyak sektor yang dapat kita kembangkan bersama, termasuk manufaktur, infrastruktur, pariwisata, dan perdagangan. Kami akan terus memperkuat kerja sama antara Jawa Barat dan Selangor, serta berharap para pelaku usaha di Jawa Barat dapat memanfaatkan berbagai peluang yang tercipta melalui kemitraan ini,” kata Erwan.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berkomitmen memperkuat ekosistem ekonomi syariah dengan mempelajari pengalaman Malaysia, khususnya Selangor, yang telah berkembang sebagai salah satu pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia.

“Kami juga ingin belajar dari Malaysia, terutama Selangor, mengenai cara mengembangkan ekonomi syariah secara lebih optimal. Jawa Barat telah meraih Adinata Syariah Award, dan kami berharap pencapaian tersebut dapat diperluas melalui implementasi yang lebih luas dan efektif di seluruh wilayah provinsi,” ujarnya.

Selangor International Business Summit (SIBS) ASEAN 2026 berlangsung di Pullman Bandung Grand Central Hotel, Bandung, Jawa Barat, pada 9–10 Juli 2026.

Danantara Jaring Lembaga Pembiayaan untuk Dukung Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik

JAKARTA, 23 Juli 2026 /JavaRilis/ — PT Danantara Investment Management (DIM) melalui anak usahanya, PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), membuka kesempatan bagi berbagai lembaga pembiayaan untuk bergabung dalam Lenders Panel guna mendukung pendanaan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Indonesia.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Danantara mempercepat pengembangan infrastruktur pengelolaan sampah berkelanjutan di berbagai kota dan kabupaten, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi proyek-proyek PSEL.

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) ditunjuk sebagai penasihat keuangan yang akan mengoordinasikan proses pendaftaran serta pengumpulan informasi dari calon peserta atas nama DIM dan Denera.

Melalui pembentukan Lenders Panel, Danantara ingin menghimpun lembaga pembiayaan yang memiliki kapasitas pendanaan, pengalaman di sektor infrastruktur, serta minat untuk mendukung pengembangan proyek PSEL di Indonesia.

Peserta nantinya akan diminta menyampaikan indikasi minat pembiayaan, baik untuk keseluruhan portofolio proyek maupun proyek tertentu. Informasi tersebut akan menjadi dasar bagi Danantara dalam memetakan kapasitas pendanaan serta mengkaji berbagai alternatif struktur pembiayaan sebelum proses pendanaan resmi dimulai.

Pendaftaran terbuka bagi berbagai lembaga pembiayaan, mulai dari bank umum, bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Bank Pembangunan Daerah (BPD), lembaga pembiayaan pembangunan, lembaga keuangan multilateral, lembaga kredit ekspor (export credit agency/ECA), hingga institusi keuangan lain yang memiliki pengalaman dalam pembiayaan infrastruktur.

Chief Financial Officer Denera, M. Ramadhan Harahap, mengatakan pembentukan Lenders Panel memberi kesempatan bagi calon pemberi pinjaman untuk terlibat sejak tahap awal dalam penyusunan skema pembiayaan proyek PSEL.

“Proyek PSEL akan menjadi salah satu pilar penting dalam transformasi pengelolaan sampah di Indonesia sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan. Kami mengundang lembaga pembiayaan yang memiliki pengalaman di sektor infrastruktur untuk menjadi bagian dari inisiatif strategis ini,” ujarnya.

Lembaga pembiayaan yang berminat dapat mengajukan berbagai bentuk dukungan pendanaan, mulai dari pinjaman senior, pinjaman subordinasi, pembiayaan berbasis ekuitas, pinjaman jembatan (bridging loan), fasilitas penjaminan bank, standby letter of credit, performance bond, trade finance, pembiayaan mezzanine maupun hybrid, pembiayaan berbasis keberlanjutan (sustainability-linked financing), skema yang didukung export credit agency (ECA) atau lembaga pembangunan multilateral (MDB), hingga solusi pembiayaan lainnya yang relevan dengan proyek PSEL.

Pendaftaran Dibuka hingga 28 Juli

Lembaga pembiayaan yang berminat dapat menyampaikan pernyataan minat melalui alamat surat elektronik lenderspanel.danantara@iif.co.id. Selanjutnya, IIF akan memandu proses pendaftaran, termasuk penyampaian dokumen yang dipersyaratkan serta penandatanganan perjanjian kerahasiaan (Non-Disclosure Agreement/NDA).

Batas akhir penyampaian dokumen ditetapkan pada 28 Juli 2026.

Danantara menegaskan bahwa proses ini bertujuan menjaring minat pasar dan memperoleh gambaran awal mengenai kapasitas pendanaan dari calon mitra pembiayaan. Keikutsertaan dalam proses tersebut tidak berarti adanya penunjukan, komitmen pembiayaan, maupun kewajiban bagi Danantara untuk melanjutkan transaksi dengan peserta tertentu.

Perusahaan juga berhak mengubah jadwal, mekanisme, maupun komposisi Lenders Panel, serta menerima atau menolak setiap pengajuan sesuai pertimbangan perusahaan. Seluruh biaya yang timbul selama proses pendaftaran menjadi tanggung jawab masing-masing peserta, sedangkan informasi yang disampaikan akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan dalam perjanjian NDA.

Bybit Luncurkan Bybit Indonesia Menyusul Akuisisi Mayoritas NOBI

DUBAI, Uni Emirat Arab, 23 Juli 2026 /JavaRilis/ — Bybit, exchange kripto terbesar kedua di dunia berdasarkan volume trading, secara resmi meluncurkan platform yang beroperasi secara lokal di Indonesia, menyusul akuisisi mayoritas dari PT Enkripsi Teknologi Handal. Langkah ini menjadikan Bybit Indonesia sebagai entitas lokal yang teregulasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Langkah ini mencerminkan strategi ekspansi Bybit yang mengutamakan kepatuhan terhadap regulasi yang ada, di mana perusahaan memasuki pasar baru melalui struktur yang tunduk pada aturan lokal, entitas yang berlisensi, serta keterlibatan berkelanjutan dengan otoritas regulator. Bybit memandang Indonesia sebagai pasar strategis jangka panjang, bukan hanya peluang pertumbuhan untuk jangka pendek.

Pada tahap awal peluncurannya, Bybit Indonesia akan memperkenalkan produk dan layanannya secara bertahap, dimulai dengan lebih dari 500 pairs aset kripto. Platform ini akan beroperasi dengan likuiditas tingkat institusional, sistem pengawasan pasar, dan pengendalian risiko yang selaras dengan persyaratan lokal serta standar global dari Bybit. Produk dan layanan berikutnya akan dihadirkan secara progresif sesuai ketentuan yang berlaku, disertai notifikasi dan perlindungan konsumen yang memadai.

Memperkuat Tata Kelola Lokal dan Kesinambungan Operasional

Bybit Indonesia akan dipimpin oleh tim manajemen lokal guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku serta pemahaman mendalam terhadap dinamika pasar Indonesia. Jajaran pimpinan Bybit Indonesia terdiri dari Lawrence Samantha (CEO Bybit Indonesia) dan Dionisius Evan (COO Bybit Indonesia), keduanya sebelumnya menjabat sebagai bagian dari tim manajemen senior NOBI, bersama Steven Gotama (CMO Bybit Indonesia). Tim ini akan mengawasi operasional sehari-hari, kepatuhan terhadap ketentuan regulator, serta keterlibatan pemangku kepentingan dalam koordinasi dengan regulator dan mitra industri.

Lawrence Samantha, CEO Bybit Indonesia, mengatakan, “Akuisisi ini memungkinkan kami memadukan kapabilitas global Bybit dengan tim lokal yang berpengalaman serta memahami betul pasar serta lanskap regulasi di Indonesia. Fokus kami adalah pada operasional yang disiplin, komunikasi yang jelas, dan transisi yang terencana bagi pengguna NOBI. Kami akan memperkenalkan produk secara bertahap, sesuai dengan persyaratan OJK, dan menjadikan penerapan tanggung jawab dan transparansi dalam melayani pengguna di Indonesia sebagai tolak ukur keberhasilan kami.”

Ben Zhou, Co-founder dan CEO Bybit, mengatakan: “Indonesia merepresentasikan peluang yang signifikan bagi industri aset digital, namun pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui penyelarasan regulasi dan operasional yang bertanggung jawab. Bybit Indonesia mencerminkan komitmen kami untuk berkolaborasi secara konstruktif dengan otoritas lokal, menghormati kerangka regulasi nasional, serta membangun platform yang mengutamakan perlindungan pengguna, transparansi, dan integritas pasar dalam jangka panjang.”

Edukasi akan menjadi pilar utama dari strategi Bybit Indonesia. Bybit Indonesia akan berkomitmen dalam berbagai inisiatif literasi di Indonesia, dimulai dengan Bybit Learn, untuk mendorong partisipasi yang sehat dan terinformasi, dan penggunaan layanan aset digital yang bertanggung jawab. Semua komitmen ini dilakukan untuk memadukan standar internasional dengan pemahaman dan konteks lokal, sehingga pengguna di Indonesia dapat menavigasi ekosistem aset digital dengan lebih percaya diri.

Informasi lebih lanjut tersedia di bybit.id

#Bybit / #NewFinancialPlatform

Tentang Bybit

Bybit adalah exchange kripto terbesar kedua di dunia berdasarkan volume perdagangan, melayani komunitas global yang terdiri dari lebih dari 80 juta pengguna. Didirikan pada tahun 2018, Bybit mendefinisikan ulang keterbukaan di dunia terdesentralisasi dengan menciptakan ekosistem yang lebih sederhana, terbuka, dan setara untuk semua orang.

Di Indonesia, Bybit menyediakan layanan secara lokal melalui PT Enkripsi Teknologi Handal (“Bybit Indonesia”), perusahaan yang berlisensi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai entitas yang beroperasi secara lokal dengan kepemimpinan dari dalam negeri, Bybit Indonesia menyelaraskan standar internasional dengan persyaratan regulasi Indonesia, menawarkan akses kepada pengguna ke pasar spot dan sumber daya edukasi lokal, sembari berkomunikasi secara transparan mengenai fitur-fitur yang diperkenalkan untuk pasar Indonesia.

Pelajari lebih lanjut di bybit.id.

Arab Saudi Perkenalkan “Package Visa”, Integrasi Pemesanan Perjalanan dengan Kemudahan Proses Permohonan Visa

RIYADH, Arab Saudi, 22 Juli 2026 /JavaRilis/ — Arab Saudi mengumumkan peluncuran Package Visa, sebuah inisiatif digital baru yang mempermudah perjalanan ke Arab Saudi dengan mengintegrasikan proses permohonan visa turis secara langsung ke pemesanan perjalanan pilihan. Peluncuran Package Visa tengah dilakukan melalui penyedia layanan perjalanan dan pariwisata yang memenuhi syarat di berbagai pasar internasional pilihan sebelum implementasi yang lebih luas.

Inisiatif ini adalah kelanjutan dari upaya Arab Saudi yang lebih luas untuk mempermudah kunjungan ke negara tersebut. Sejak meluncurkan e-Visa wisata, Arab Saudi memperkenalkan beberapa cara baru untuk berkunjung, termasuk visa kedatangan dan Stopover Transit Visa. Semua inisiatif ini telah mendukung pertumbuhan pariwisata negara yang pesat, dan Arab Saudi dikunjungi oleh lebih dari 29 juta turis mancanegara pada tahun 2025.

Mengenai inisiatif tersebut, Yang Mulia Ahmed Al Khateeb, Menteri Pariwisata Arab Saudi, mengatakan:

“Seiring pesatnya pertumbuhan pariwisata Arab Saudi, Package Visa mencerminkan komitmen kami untuk lebih memperlancar perjalanan ke Arab Saudi bagi wisatawan. Dengan mengintegrasikan penerbitan visa ke dalam proses pemesanan perjalanan, kami mempermudah perjalanan pengunjung sekaligus menghadirkan pengalaman bepergian yang lebih terpadu. Inisiatif ini juga memperkuat kerja sama ekosistem pariwisata dan mendukung posisi Arab Saudi sebagai destinasi global yang semakin mudah dijangkau.

Bagi pengunjung, Package Visa merupakan proses lebih ringkas mulai dari merencanakan perjalanan hingga menikmati pengalaman di Arab Saudi. Daripada mengatur penerbangan, akomodasi, dan visa secara terpisah, wisatawan yang memenuhi syarat dapat memesan semuanya melalui satu proses perjalanan terpadu dan bisa memilih menambahkan acara, aktivitas, dan pengalaman wisata. Hasilnya adalah perjalanan yang lebih sederhana dan lebih terpadu, mulai dari pemesanan hingga kedatangan.

Bagi penyedia jasa perjalanan dan pariwisata yang memenuhi syarat, inisiatif ini memberikan peluang menawarkan paket perjalanan yang lebih menarik, mempermudah perjalanan wisatawan, mendorong kunjungan lebih lama dan pengalaman wisata yang lebih beragam.

Untuk memastikan pengalaman perjalanan yang lancar dan terpercaya, Package Visa hanya tersedia melalui penyedia jasa perjalanan dan pariwisata yang telah memenuhi syarat dan standar layanan yang jelas serta menyediakan layanan dukungan pelanggan selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.

Seiring terus berkembangnya sektor pariwisata di Arab Saudi, Package Visa adalah langkah baru untuk menghadirkan pengalaman kunjungan yang lebih mudah, lebih terpadu, dan lebih praktis bagi wisatawan.

Untuk informasi selengkapnya: visitsaudi.com/PackageVisa

Tentang Saudi Tourism Authority (STA): Saudi Tourism Authority (STA) diluncurkan pada bulan Juni 2020 dan bertanggung jawab memasarkan destinasi wisata Arab Saudi ke seluruh dunia serta menciptakan berbagai penawaran destinasi melalui program, paket, dan dukungan bagi pelaku usaha. Tugas STA adalah mengembangkan aset dan destinasi unggulan di Arab Saudi, menyelenggarakan serta berpartisipasi dii berbagai acara industri, dan mempromosikan merek destinasi Arab Saudi di dalam maupun luar negeri. STA mengoperasikan 16 kantor perwakilan di 38 negara. Untuk informasi lebih lanjut, harap kunjungi www.VisitSaudi.com.