BANDUNG, 24 Juli 2026 /JavaRilis/ — Selangor International Business Summit (SIBS) ASEAN 2026 membuka peluang investasi baru sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi antara Selangor, Malaysia, dan Provinsi Jawa Barat melalui forum yang mempertemukan pejabat pemerintah, pemimpin dunia usaha, serta investor di Bandung.
Menteri Besar Selangor Dato’ Seri Amirudin Shari mengatakan SIBS tidak hanya menghadirkan peluang bisnis, tetapi juga mendorong penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor.
“Dalam Selangor International Business Summit, salah satu agenda utama adalah business matching dan koordinasi melalui Invest Selangor serta berbagai lembaga terkait. Dengan demikian, pelaku usaha akan memperoleh manfaat besar dari hubungan yang terjalin melalui forum ini,” ujar Amirudin di Bandung, Kamis.
Ia menegaskan, berbagai gagasan yang dihasilkan dalam forum tersebut harus diwujudkan menjadi kolaborasi nyata antara masyarakat, institusi, perusahaan, dan pemerintah.
“Salah satu hasil yang paling menggembirakan dari pertemuan ini adalah usulan pembentukan forum kerja sama yang berlangsung secara berkelanjutan antara Selangor dengan kementerian maupun pemerintah daerah yang berpartisipasi dalam konferensi ini,” katanya.
Menurut Amirudin, forum tersebut diharapkan dapat menjadi wadah pembahasan berbagai inisiatif bilateral, termasuk pengembangan industri semikonduktor, ketahanan pangan, energi, hingga sektor pertahanan.
“Itulah sebabnya saya menekankan bahwa kerja sama ini harus melampaui urusan bisnis semata. Jika hanya berfokus pada bisnis, orang hanya akan memikirkan keuntungan. Padahal masih banyak aspek lain yang tidak kalah penting, seperti budaya, kedaulatan, keamanan, dan kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menilai provinsi tersebut memiliki potensi besar untuk memperluas kolaborasi dengan Selangor di berbagai sektor, antara lain manufaktur, infrastruktur, pariwisata, dan perdagangan.
“Ada banyak sektor yang dapat kita kembangkan bersama, termasuk manufaktur, infrastruktur, pariwisata, dan perdagangan. Kami akan terus memperkuat kerja sama antara Jawa Barat dan Selangor, serta berharap para pelaku usaha di Jawa Barat dapat memanfaatkan berbagai peluang yang tercipta melalui kemitraan ini,” kata Erwan.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berkomitmen memperkuat ekosistem ekonomi syariah dengan mempelajari pengalaman Malaysia, khususnya Selangor, yang telah berkembang sebagai salah satu pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia.
“Kami juga ingin belajar dari Malaysia, terutama Selangor, mengenai cara mengembangkan ekonomi syariah secara lebih optimal. Jawa Barat telah meraih Adinata Syariah Award, dan kami berharap pencapaian tersebut dapat diperluas melalui implementasi yang lebih luas dan efektif di seluruh wilayah provinsi,” ujarnya.
Selangor International Business Summit (SIBS) ASEAN 2026 berlangsung di Pullman Bandung Grand Central Hotel, Bandung, Jawa Barat, pada 9–10 Juli 2026.

