Baker Hughes Pasok “Subsea Systems” untuk Proyek Kutei Northern Hub di Indonesia

HOUSTON dan LONDON, 27 Agustus 2026/ JavaRilis — Baker Hughes (NASDAQ: BKR), perusahaan teknologi energi, meraih kontrak penting dari Searah North Ganal Limited, anak usaha Searah Limited, merupakan perusahaan patungan Eni dan PETRONAS.

Melalui kontrak proyek tersebut, Baker Hughes akan memasok subsea production systems dan solusi digital untuk mendukung produksi yang aman, efisien, dan optimal dalam proyek Kutei Northern Hub di lepas pantai Indonesia.

Baker Hughes akan menyediakan 17 deepwater horizontal tree systems, berikut manifold, connections, control systems, dan distribution systems. Peralatan tersebut akan digunakan untuk pengembangan terpadu lapangan Geng North yang baru ditemukan dan lapangan Gehem.

Selain itu, Baker Hughes akan menerapkan asset protection and condition monitoring systems Cordant™. Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi dan memitigasi risiko pada peralatan kritis sejak dini sekaligus mencegah unplanned downtime.

Solusi tersebut akan mendukung operasional subsea untuk produksi gas alam secara lebih efisien, serta turut memperkuat kapasitas LNG dan pasokan energi domestik Indonesia.

“Pengembangan Kutei Northern Hub merupakan langkah penting bagi Indonesia untuk menyediakan gas alam dan LNG bagi kebutuhan energi dalam negeri maupun kawasan yang lebih luas,” ujar Amerino Gatti, Executive Vice President, Oilfield Services & Equipment, Baker Hughes.

“Dengan menggabungkan teknologi subsea production yang telah teruji, solusi digital, dan pengalaman global dalam mengembangkan proyek lepas pantai, kami mendukung produksi yang efisien, andal, dan optimal—mulai dari subsea systems hingga pengolahan dan ekspr gas. Upaya ini turut mendukung terciptanya masa depan energi yang lebih aman bagi Asia Tenggara,” katanya.

Baker Hughes juga akan memanfaatkan kemampuan operasional dan manufakturnya di Indonesia untuk memperkuat ketahanan rantai pasok, meningkatkan efisiensi pelaksanaan proyek, serta mendukung kinerja produksi dalam jangka panjang.

Subsea trees untuk proyek tersebut akan diproduksi di Global Manufacturing Center for Subsea Trees milik Baker Hughes di Batam. Sementara itu, fasilitas Baker Hughes di Balikpapan akan memberikan dukungan operasional dan layanan tambahan.

Kontrak ini melanjutkan keterlibatan Baker Hughes dalam pengembangan Kutei Northern Hub. Pada 2025, perusahaan juga mendapatkan pesanan flash gas compressors untuk kapal floating production, storage and offloading (FPSO) baru.

FPSO tersebut memiliki kapasitas untuk memproses lebih dari 1 miliar standard cubic feet per day (Bscf/d) gas dan 90,000 barrels per day kondensat. Kapal tersebut juga memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 1,4 juta barel.

Tentang Baker Hughes

Baker Hughes (NASDAQ: BKR) merupakan perusahaan teknologi energi yang menyediakan solusi bagi pelanggan di sektor energi dan industri di berbagai negara.

Dengan pengalaman lebih dari satu abad dan kegiatan usaha di lebih dari 120 negara, Baker Hughes mengembangkan teknologi dan layanan yang membantu sektor energi menjadi lebih aman, lebih bersih, dan lebih efisien bagi manusia maupun lingkungan hidup.

Informasi lebih lanjut tersedia di bakerhughes.com.

WEPSEA 2026 Dorong Perkembangan Pasar Kemasan Pangan Berkelanjutan di Indonesia

JAKARTA, 26 Agustus 2026 /JavaRilis/ — Industri kemasan pangan Asia Tenggara terus bergerak cepat menuju solusi yang lebih berkelanjutan, aman untuk pangan, dan mendukung ekonomi sirkular. Melihat perkembangan tersebut, WEPSEA 2026 (World Expo of Packaging Industry – Southeast Asia) yang diselenggarakan RX (China) akan mempertemukan para pelaku industri untuk membahas perkembangan pasar kemasan di Indonesia.

Salah satu agenda utama WEPSEA 2026 adalah forum “Pulp Molded Packaging as an Alternative to Plastic Food Packaging” yang digelar bersama sejumlah asosiasi industri terkemuka di Indonesia. Forum ini mempertemukan pemilik merek, produsen kemasan, pemasok bahan kemasan, dan penyedia teknologi untuk membahas peluang yang muncul seiring dengan kebijakan tentang isu keberlanjutan, tuntutan keamanan pangan, serta meningkatnya kebutuhan terhadap kemasan pangan yang lebih ramah lingkungan.

Forum tersebut menghadirkan perwakilan dari sejumlah platform pesan-antar makanan, jaringan restoran cepat saji, produsen makanan, dan peritel terkemuka di Indonesia, termasuk GoFood, GrabFood, KFC Indonesia, McDonald’s Indonesia, HokBen, Richeese Factory, Kopi Kenangan, Charoen Pokphand Indonesia, Japfa, Indofood, Indomaret, dan Alfamart, bersama produsen kemasan lokal serta pemasok internasional.

Pasar kemasan pangan Indonesia kini memasuki fase perubahan yang semakin cepat. Pertumbuhan layanan pesan-antar makanan dan ritel modern mendorong kebutuhan kemasan yang tahan minyak, tidak mudah bocor, tahan panas, dan mampu menjaga kondisi makanan selama pengiriman. Pada saat yang sama, regulasi lingkungan yang terus berkembang, standar keamanan kontak pangan yang semakin ketat, persyaratan halal, serta kesadaran konsumen yang kian tinggi tentang kemasan berkelanjutan membuat semakin banyak pemilik merek mempertimbangkan alternatif selain kemasan plastik.

Di tengah perkembangan tersebut, kemasan berbahan serat cetak (molded fiber) muncul sebagai salah satu solusi yang menjanjikan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari wadah makanan untuk dibawa pulang, baki makanan bersekat, baki produk segar, kemasan telur, penampung minuman gelas, hingga makanan siap santap. Namun, pelaku industri menilai peran kemasan berbahan serat cetak tidak hanya untuk menggantikan plastik. Produk tersebut juga harus menawarkan performa tinggi, memenuhi standar keamanan pangan, tahan minyak dan air, bebas PFAS, mendukung proses produksi otomatis, efisien dari sisi biaya, serta memenuhi regulasi.

Forum ini juga akan melibatkan berbagai perusahaan dalam ekosistem kemasan berbasis serat, mulai dari produsen pulp dan kertas, produsen kertas karton food-grade, pemasok pelapis penghalang (barrier coating), produsen mesin kemasan serat cetak, perusahaan tooling, pemasok perekat, spesialis otomasi, hingga lembaga penguji produk. Kehadiran berbagai pihak tersebut dapat membuka ruang pertukaran teknis antara pemasok internasional dan produsen kemasan Indonesia guna mempercepat pengujian produk, investasi lini produksi, dan pengembangan kemitraan lokal.

Bagi peserta pameran dari berbagai negara, WEPSEA 2026 tidak sekadar menjadi ajang untuk memamerkan produk. Pameran ini juga membuka akses langsung terhadap ekosistem kemasan pangan Indonesia yang berkembang pesat. Dengan demikian, pemasok dapat memahami kebutuhan pengadaan dari merek-merek besar, serta menjajaki peluang untuk melakukan lokalisasi, menjalin kerja sama teknologi, dan mengembangkan bisnis dalam jangka panjang.

Sebagai salah satu platform perdagangan terkemuka untuk industri kemasan di Asia Tenggara, WEPSEA 2026 mempertemukan pemasok bahan kemasan, penyedia teknologi konversi dan mesin, serta industri pengguna akhir dalam satu lokasi. Pertemuan tersebut akan membuka peluang jejaring dan kolaborasi bisnis di sepanjang rantai pasok kawasan.

Dengan status Indonesia sebagai salah satu pasar yang paling dinamis di Asia Tenggara untuk kemasan pangan berkelanjutan, WEPSEA 2026 dapat menjadi pintu masuk strategis bagi perusahaan yang ingin memperluas bisnisnya di tingkat regional.

Instinct Bio Jalin Kolaborasi Strategis dengan PT PARVA CANDELA, Kembangkan Bisnis Kosmetik di Indonesia

NEW YORK dan TOKYO, 26 Agustus 2026/ JavaRilis — INSTINCT BIO TECHNICAL COMPANY HOLDINGS INC. (Nasdaq: BIOT) (“Instinct Bio” atau “Perseroan”) mengumumkan kerja sama dengan PT PARVA CANDELA (“PARVA”), produsen dan distributor kosmetik di Indonesia, untuk bersama-sama mengembangkan bisnis kosmetik dan produk perawatan diri di pasar Indonesia.

Kerja sama tersebut mengusung konsep “Made in Indonesia, Powered by Japanese Formulation Expertise” yang memadukan produksi lokal di Indonesia dengan keahlian formulasi Jepang.

Poin Utama Kerja Sama

  • Jaringan distribusi yang sudah tersedia: PARVA terafiliasi dengan DELTASPA Group, jaringan spa yang memiliki sekitar 25 lokasi di berbagai wilayah Indonesia. Afiliasi ini memberikan akses terhadap jaringan distribusi yang sudah berjalan sejak awal kerja sama.
  • Memanfaatkan pengalaman penjualan di Jepang: Produk yang diproduksi di fasilitas PARVA akan dipasarkan melalui metode penjualan dan manajemen penjualan B2B serta B2C, baik secara offline maupun online, yang telah dikembangkan Instinct Bio selama bertahun-tahun di Jepang. Perseroan berharap pendekatan ini dapat mempercepat pembangunan basis penjualan di Indonesia.
  • Produksi di Indonesia: Kedua pihak berencana memanfaatkan fasilitas produksi PARVA yang telah diakui BPOM. Fasilitas tersebut akan digunakan untuk memproduksi produk sesuai standar GMP serta kerangka pengelolaan mutu GVP/GQP Jepang.
  • Mendukung kebutuhan sertifikasi halal: Produk akan dikembangkan dan diproduksi dengan mengikuti ketentuan yang berlaku di Indonesia, termasuk persyaratan sertifikasi halal bagi produk kosmetik yang beredar di Indonesia. Dengan demikian, kerja sama ini diharapkan dapat mengantisipasi kebutuhan pasar sejak awal.
  • Kepemilikan kekayaan intelektual tetap di Instinct Bio: Instinct Bio akan tetap memegang hak atas bahan dan formulasi eksklusif yang dimilikinya, sekaligus memberikan lisensi terbatas untuk penggunaannya.
  • Beragam sumber pendapatan: Selain mendapatkan 50% bagian dari keuntungan, Instinct Bio juga menargetkan pendapatan dari penjualan bahan eksklusif, royalti formulasi, serta biaya lisensi untuk merek GENRÊVER dan HAKUA.
  • Bagian dari strategi pertumbuhan di Indonesia: Kerja sama dengan PARVA menjadi komponen ketiga dalam strategi pertumbuhan organik Instinct Bio. Sebelumnya, Perseroan mengumumkan integrasi GENRÊVER CLINIC pada 29 Juli 2026 dan kerja sama dengan Invitrx Therapeutics, Inc. pada 30 Juli 2026.
  • Potensi pasar Indonesia: Menurut Statista Market Insights, pasar kecantikan dan perawatan diri Indonesia diperkirakan mencapai sekitar US$10,5 miliar pada 2026, dengan pertumbuhan sekitar 5,5% per tahun.

“Indonesia merupakan salah satu pasar yang sangat menarik di dunia. Melalui usaha ini, kami mendapatkan sesuatu yang biasanya sulit dimiliki pendatang baru sejak hari pertama,” ujar Tomoki Nagano, Chairman dan CEO Instinct Bio.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat menghadirkan lebih banyak senyuman bagi konsumen di Indonesia,” lanjutnya.

Pengumuman lengkap: https://instinct-biot.com/news/

Tentang Instinct Bio

Instinct Bio Technical Company Holdings Inc. merupakan perusahaan induk yang didirikan di Kepulauan Cayman dan menaungi berbagai bisnis yang berasal dari Jepang. Kegiatan usahanya mencakup penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) di bidang pengobatan regeneratif, pengadaan bahan, manufaktur, kosmetik, wellness, serta berbagai merek konsumen.

Pernyataan Prospektif

Rilis berita ini memuat pernyataan prospektif (forward-looking statements) sebagaimana diatur dalam undang-undang sekuritas federal Amerika Serikat, termasuk pernyataan mengenai kerja sama dengan PARVA dan strategi Perseroan di Indonesia.

Pernyataan tersebut didasarkan pada ekspektasi saat ini dan mengandung berbagai risiko serta ketidakpastian yang dapat menyebabkan hasil aktual berbeda secara material. Risiko tersebut antara lain tercantum dalam bagian “Risk Factors” pada dokumen yang disampaikan Perseroan kepada U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), yang tersedia di www.sec.gov.

Perseroan tidak menjamin bahwa kerja sama tersebut akan menghasilkan pencapaian komersial tertentu atau bahwa perusahaan patungan (joint venture) akan terbentuk. Pernyataan berwawasan ke depan hanya berlaku pada tanggal siaran pers ini diterbitkan. Perseroan tidak berkewajiban memperbarui pernyataan tersebut, kecuali jika diwajibkan oleh hukum yang berlaku.

 

Acwa Gandeng PT GARAM dalam Proyek Integrasi Desalinasi Air Laut dan Garam Industri

  • Proyek senilai sekitar USD 400 juta yang dirancang untuk memproduksi sekitar 62.500 meter kubik air hasil desalinasi per hari dan 500.000 ton garam industri berkemurnian tinggi per tahun
  • Memperkuat ketahanan air dan garam industri Indonesia dalam satu fasilitas terintegrasi di Manyar, Gresik, Jawa Timur
  • Perjanjian pengembangan bersama ditandatangani di kantor Danantara di Jakarta dan disaksikan oleh Yth. Bapak Rosan Roeslani, Chief Executive Officer dari Danantara sekaligus Menteri Investasi Republik Indonesia

JAKARTA, Indonesia dan RIYADH, Saudi Arabia, 12 Agustus, 2026 /JavaRilis/ — Acwa (sebelumnya ACWA Power), perusahaan yang tercatat di bursa saham Arab Saudi yang merupakan perusahaan desalinasi air swasta terbesar di dunia, pemimpin dalam transisi energi, serta pelopor hidrogen hijau berskala besar, telah menandatangani Perjanjian Pengembangan Bersama (Joint Development Agreement) dengan PT GARAM, badan usaha milik negara di bidang garam, untuk mengembangkan fasilitas terintegrasi desalinasi air laut dan produksi garam industri dengan skala utilitas yang pertama di Indonesia.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Bapak Abraham Mose, Direktur Utama PT GARAM, dan Mr. Tim Anderson, Chief Executive Officer PT Acwa Power Indonesia, di kantor Danantara di Jakarta, disaksikan oleh Yth. Bapak Rosan Roeslani, Chief Executive Officer Danantara sekaligus Menteri Investasi Republik Indonesia. Direncanakan berlokasi di Manyar, Gresik, Jawa Timur, dengan nilai sekitar USD 400 juta, fasilitas ini akan menggabungkan pabrik seawater reverse osmosis (SWRO) dengan lini produksi garam terintegrasi, yang menghasilkan sekitar 62.500 meter kubik air hasil desalinasi per hari dan sekitar 500.000 ton garam industri berkemurnian tinggi per tahun.

Dr. Samir J. Serhan, Chief Executive Officer Acwa, mengatakan: “Indonesia merupakan pasar pertumbuhan yang penting bagi Acwa, dan perjanjian ini menandai langkah lanjutan dalam komitmen kami untuk mendukung kebutuhan air dan industri jangka panjang negara ini. Dengan memadukan keahlian kami dalam desalinasi air laut berskala besar dan produksi garam industri berkemurnian tinggi, kami memiliki peluang untuk menghadirkan solusi terintegrasi yang memperkuat ketahanan air sekaligus mendukung ambisi Indonesia dalam meningkatkan produksi garam dalam negeri. Kami menantikan kerja sama yang erat dengan PT GARAM dan Danantara untuk memajukan proyek penting ini.”

Proyek ini dirancang dengan skema Build-Own-Operate dan akan dikembangkan melalui perusahaan proyek yang didirikan di Indonesia, menggunakan struktur pembiayaan proyek dengan limited recourse atau non -recourse yang bertumpu pada arus kas dari proyek itu sendiri. Saat ini Indonesia mengimpor lebih dari 4 juta ton garam industri per tahun, dengan permintaan diperkirakan meningkat menjadi lebih dari 7,7 juta ton pada 2028. Dengan mendapatkan garam berkemurnian tinggi sebagai produk sampingan dari proses pengelolaan air garam (brine) hasil desalinasi air laut, fasilitas di Gresik ini dirancang untuk meningkatkan pasokan garam domestik sekaligus menyediakan sumber air hasil desalinasi yang andal untuk keperluan industri. Proyek ini juga membuka potensi, tergantung pada hasil studi kelayakan, untuk memulihkan mineral laut lainnya dari proses yang sama.

Abraham Mose, Direktur Utama PT GARAM, mengatakan: “Penandatanganan Joint Development Agreement ini menjadi tonggak penting bagi PT GARAM dalam membangun industri garam yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing tinggi. Hal ini memungkinkan Indonesia meningkatkan kapasitas produksi garam sekaligus membangun ekosistem industri yang mengintegrasikan teknologi desalinasi air laut, produksi garam industri, efisiensi energi, dan potensi pengembangan mineral laut lainnya. Alih teknologi dan pengetahuan juga menjadi inti dari kolaborasi ini, dan tujuan kami adalah memastikan Indonesia memiliki fasilitas produksi berskala dunia beserta sumber daya manusia yang mampu mengoperasikan dan mengembangkannya secara berkelanjutan.”

Tim Anderson, Chief Executive Officer PT Acwa Power Indonesia, mengatakan: “Ini adalah fondasi yang kuat untuk mengembangkan solusi terintegrasi yang disesuaikan dengan kebutuhan Indonesia. Menggabungkan produksi air hasil desalinasi air laut dan garam industri berkemurnian tinggi dalam satu fasilitas menciptakan potensi untuk menjawab dua prioritas nasional yang penting secara sekaligus. Fokus kami selanjutnya adalah bekerja sama secara erat dengan PT GARAM untuk memajukan proyek ini secara bertanggung jawab dan membangun fondasi bagi keberhasilan pengembangannya dalam jangka panjang.”

Berdasarkan perjanjian tersebut, Acwa akan berkontribusi melalui pengalamannya dalam pengembangan proyek desalinasi air laut, pemilihan teknologi, desain teknis, struktur pembiayaan, rekayasa, pengadaan, dan konstruksi, serta operasi dan pemeliharaan jangka panjang. Kolaborasi ini juga mencakup alih pengetahuan dan teknologi, pelatihan, serta berbagi protokol operasi dengan personel dari PT GARAM dan perusahaan proyek. PT GARAM akan memimpin kesiapan dan akses lokasi proyek, perizinan, dan koordinasi pemangku kepentingan di Indonesia, serta pengembangan pasar dan saluran komersial untuk hasil produksi fasilitas tersebut.

Acwa memiliki lebih dari 98 GW kapasitas pembangkit listrik global, termasuk lebih dari 52 GW Energi Terbarukan, dan merupakan perusahaan desalinasi air swasta terbesar di dunia. Pengalaman globalnya dalam mengembangkan, membiayai, membangun, dan mengoperasikan infrastruktur air dan listrik berskala besar, bersama dengan kehadirannya yang terus berkembang di Indonesia, menempatkan perusahaan pada posisi yang tepat untuk mendukung kebutuhan jangka panjang Indonesia akan solusi air yang andal dan berkelanjutan.

Tentang Acwa

Acwa (TADAWUL: 2082) adalah perusahaan yang terdaftar di bursa efek Arab Saudi dan merupakan perusahaan swasta desalinasi air terbesar di dunia, pelopor dalam bidang hidrogen hijau, serta pemimpin dalam transisi energi global. Didirikan dan terdaftar pada tahun 2004 di Riyadh, Arab Saudi, Acwa mempekerjakan lebih dari 4.000 orang dan saat ini beroperasi di 16 negara yang tersebar di Timur Tengah, Afrika, Asia Tengah, dan Asia Tenggara. Per Juli 2026, portofolio Acwa mencakup 111 aset yang sedang beroperasi, dalam tahap pengembangan lanjut, atau dalam tahap konstruksi; aset-aset ini mewakili nilai kelolaan sebesar SAR 475 miliar / USD 127 miliar serta kapasitas untuk menghasilkan daya sebesar 98,2 GW (di mana 52,3 GW berasal dari energi terbarukan) dan mengelola 9,7 juta m³/hari air hasil desalinasi. Kapasitas energi dan air yang dihasilkan oleh aset-aset Acwa disalurkan dalam skala besar untuk memenuhi kebutuhan perusahaan utilitas milik negara dan sektor industri melalui kontrak jangka panjang dengan pembeli utama (*off-taker*), menggunakan model alih daya layanan utilitas serta Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Informasi lebih lanjut di halaman: www.acwapower.com.

Finalis Kompetisi Alpha Arena Tampil di Bali

MUTSAMUDU, Komoro, 24 Agustus 2026/ JavaRilis — MEXC Ventures, sponsor utama Alpha Arena, mengumumkan bahwa babak final ajang ini telah berlangsung di Bali, Indonesia, pada 20 Agustus 2026 dalam rangkaian pekan CoinFest Asia. MEXC Ventures tampil sebagai Sponsor Utama dan TRIV sebagai Co-host. Babak final ini mempertemukan 20 trader. Sebanyak 10 peserta lolos melalui kompetisi daring tingkat regional, sementara 10 peserta lainnya berpartisipasi melalui TRIV. Para finalis bersaing dalam kompetisi simulasi trading dengan konsep yang terinspirasi dari esports.

 

Babak Final Alpha Arena di Bali

Babak final menghadirkan sejumlah kompetisi berbasis waktu yang didukung simulasi PNL secara real-time, papan peringkat langsung, komentar pembawa acara, tantangan bertema, serta interaksi dengan penonton.

Dengan format tersebu,  penonton dapat mengikuti cara para peserta beradaptasi terhadap perubahan kondisi pasar, mengelola risiko, dan mengambil keputusan di bawah tekanan sepanjang kompetisi.

Acara luring ini terbuka bagi tamu undangan. Sementara itu, masyarakat umum mengikuti kompetisi melalui siaran langsung resmi serta berbagai liputan di kanal Alpha Arena. Siaran tersebut akan menghadirkan papan peringkat secara langsung, komentar, berbagai tantangan, serta momen-momen penting dari arena untuk pemirsa di seluruh dunia.

Alpha Arena Perluas Kiprah ke Asia Pasifik

Setelah penyelenggaraan edisi sebelumnya di Amsterdam dan Berlin, Final Alpha Arena di Bali menandai ekspansi Alpha Arena ke kawasan Asia Pasifik. Dalam edisi di Bali, kompetisi tersebut kini hadir di pasar baru sehingga membuka semakin banyak peluang bagi komunitas regional yang terlibat dalam ekosistem Alpha Arena.

Sebagai Sponsor Utama, MEXC Ventures mendukung ekspansi Alpha Arena di Asia Pasifik dengan mempertemukan komunitas trading global dan peserta regional melalui format kompetisi yang interaktif.

Final di Bali memberikan panggung regional bagi para finalis untuk menunjukkan strategi mereka, serta memfasilitasi audiens di seluruh kawasan Asia Pasifik untuk berpartisipasi dalam kompetisi.

Tentang MEXC Ventures

MEXC Ventures merupakan dana investasi komprehensif di bawah MEXC yang mendorong inovasi di sektor cryptocurrency melalui investasi pada ekosistem L1/L2, investasi strategis, merger dan akuisisi (M&A), serta inkubasi.

Dengan prinsip “Empowering Growth Through Synergy”, MEXC Ventures berkomitmen mendukung berbagai gagasan inovatif dan para pengembang aktif di sektor kripto. Sebagai investor dan pendukung TON serta Aptos, MEXC Ventures ingin menjadi bagian terdepan dalam inovasi TON dan Aptos serta aktif bermitra dengan para pengembang untuk mendorong kemajuan ekosistem.

Informasi lebih lanjut tersedia di situs web MEXC Ventures.

 

Kemewahan Kecil yang Dikurasi The Ritz-Carlton, Bali dan MIKI HOUSE

BALI, 24 Agustus 2026 /JavaRilis/ — Perjalanan bersama keluarga kerap hadir melalui momen-momen sederhana yang kemudian menjadi kenangan berharga, mulai dari petualangan pertama si kecil di tepi pantai dan pagi yang tenang dengan pemandangan Samudra Hindia, hingga kebahagiaan menemukan dunia bersama. Merayakan pengalaman penuh makna tersebut, The Ritz-Carlton, Bali dengan bangga memperkenalkan paket menginap eksklusif untuk keluarga bersama MIKI HOUSE, merek gaya hidup anak premium ternama asal Jepang. Dikurasi khusus bagi keluarga yang bepergian bersama si kecil, pengalaman ini dilengkapi rangkaian perlengkapan bayi premium dari MIKI HOUSE yang dipersiapkan dengan penuh perhatian untuk menghadirkan kenyamanan dan kemudahan sepanjang masa menginap.

Didirikan di Jepang pada tahun 1971, MIKI HOUSE terus mengusung visi yang sederhana namun penuh makna: menghadirkan senyuman dalam kehidupan anak-anak dan keluarga di seluruh dunia, sekaligus membantu mereka tumbuh bersama impian.

Filosofi ini selaras dengan komitmen The Ritz-Carlton, Bali dalam menciptakan pengalaman bermakna yang memberikan ruang bagi keluarga untuk terhubung, menjelajah, dan menciptakan kenangan yang akan selalu dikenang bersama.

Di The Ritz-Carlton, Bali, keluarga selalu menjadi bagian penting dari pengalaman resor. Mulai dari vila tepi laut yang luas dan vila dengan kolam renang pribadi hingga family suite yang dirancang dengan penuh perhatian, setiap akomodasi mengutamakan kenyamanan, kebersamaan, dan relaksasi. Dilengkapi pengalaman yang terinspirasi oleh kekayaan budaya Bali serta fasilitas yang dikurasi untuk berbagai usia, setiap detail dirancang secara cermat agar tamu dari setiap generasi merasa disambut, terinspirasi, dan mendapatkan perhatian yang tulus sepanjang masa menginap.

Hadir sebagai pengalaman menginap keluarga dalam waktu terbatas, paket eksklusif ini menghadirkan rangkaian perlengkapan bayi dari MIKI HOUSE yang dikurasi secara khusus untuk menyambut para pelancong kecil sekaligus memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi seluruh keluarga. Kolaborasi ini diawali dengan bath poncho premium dari MIKI HOUSE yang terbuat dari 100% katun, dirancang untuk menjaga si kecil tetap hangat dan nyaman setelah mandi maupun berenang. Para tamu juga dapat menikmati hadiah khas MIKI HOUSE lainnya, termasuk set bib dan rattle yang serasi untuk menemani si kecil bermain, serta rangkaian perawatan kulit bayi yang lembut dengan berbagai kebutuhan seperti sabun bayi, milk lotion, dan krim yang diformulasikan secara khusus untuk kulit sensitif. Hadir dalam jumlah terbatas, rangkaian ini memberikan sentuhan penuh perhatian yang semakin melengkapi pengalaman menginap bagi seluruh keluarga.

“Kolaborasi kami bersama MIKI HOUSE mencerminkan komitmen yang sama dalam menghadirkan kenyamanan istimewa dan perhatian penuh bagi keluarga yang bepergian bersama anak-anak.” ujar Go Kondo, General Manager The Ritz-Carlton, Bali. “Dengan memadukan pelayanan legendaris The Ritz-Carlton dengan keahlian MIKI HOUSE yang telah dipercaya serta dedikasinya terhadap kesejahteraan anak, kami dengan senang hati menghadirkan sebuah pengalaman yang memungkinkan orang tua bepergian dengan lebih nyaman sekaligus menciptakan kenangan berharga bersama.”

Sentuhan penuh perhatian ini melengkapi rangkaian pengalaman keluarga khas The Ritz-Carlton, Bali, termasuk pengalaman Ritz Kids, fasilitas yang ramah anak, serta berbagai aktivitas menarik yang dirancang untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan imajinasi.

Hadir dalam waktu terbatas, paket Little Luxuries by MIKI HOUSE mengundang keluarga untuk menikmati pengalaman di The Ritz-Carlton, Bali melalui rangkaian sentuhan yang dikurasi dengan penuh perhatian bagi para pelancong kecil dan orang-orang terkasih. Untuk informasi lebih lanjut atau melakukan reservasi untuk pengalaman keluarga eksklusif ini, silakan kunjungi https://www.marriott.com/offers/little-luxuries-by-miki-house-off-241093/dpssw-the-ritz-carlton-bali. Keluarga juga diundang untuk berbagi momen berharga mereka dan turut meramaikan percakapan di media sosial dengan menggunakan #RCMemories.

Didukung Bakery China, Ajang Bakery ASEAN Debut pada Agustus dan Hadirkan Inovasi Industri Bakery dan Konfeksioneri ke Asia Tenggara

JAKARTA, 13 Agustus, 2026 /JavaRilis/ — Edisi perdana Bakery ASEAN, pameran B2B yang secara khusus mempertemukan pelaku industri bakery di kawasan ASEAN, akan digelar pada 27–29 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Indonesia. Bakery ASEAN didukung oleh Bakery China, pameran industri bakery terbesar di dunia dan salah satu ajang terkemuka di Asia Pasifik yang telah berpengalaman selama hampir 30 tahun. Bakery ASEAN diselenggarakan oleh China Association of Bakery & Confectionery Industry dan Bakery China Exhibitions Co., Ltd. Dengan mengandalkan reputasi Bakery China, jaringan peserta pameran yang luas, serta komunitas buyer yang telah terbentuk selama bertahun-tahun, Bakery ASEAN hadir dari lokasi strategis di pusat kawasan ASEAN. Ajang ini akan menjadi pintu masuk yang efektif bagi pelaku industri global yang ingin menjangkau pasar Asia Tenggara, serta memanfaatkan peluang kolaborasi di sepanjang rantai industri.

Lebih dari 150 peserta pameran dari berbagai negara akan berpartisipasi, termasuk lebih dari 100 brand terkemuka asal Tiongkok. Mereka akan memperkenalkan produk, teknologi, serta solusi terintegrasi terbaru untuk industri bakery dan sektor makanan terkait.

“Edisi perdana Bakery ASEAN akan memperkuat kerja sama regional dan membuka potensi besar industri bakery di Asia Tenggara. Didukung jangkauan global dan pengalaman industri Bakery China, kami berkomitmen menghadirkan platform bermutu tinggi yang mendorong perdagangan, inovasi, dan transfer pengetahuan, serta membuka babak baru bagi perkembangan industri bakery di kawasan ASEAN,” ujar Zhang Jiukui, President, China Association of Bakery & Confectionery Industry.

Kehadiran Bakery ASEAN dipandang sebagai perkembangan positif bagi industri bakery di ASEAN. Pameran ini membuka kesempatan bagi pelaku industri untuk memperluas jaringan, mengembangkan bisnis, dan menjajaki peluang baru di pasar Asia Tenggara.

Pintu Masuk Strategis ke Pasar Bakery Asia Tenggara

Menurut Bakery China, industri bakery di Asia Tenggara tengah memasuki fase pertumbuhan pesat. Pada 2023–2028, nilai pasar regional diproyeksikan meningkat dari USD 10,89 miliar menjadi USD 14,99 miliar dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 6,60%. Indonesia menjadi salah satu pasar yang menarik perhatian. Pasar bakery Indonesia diperkirakan tumbuh dengan CAGR 8% dan nilainya diproyeksikan melampaui Rp84,4 triliun pada 2028. Dengan populasi sekitar 290 juta jiwa dan usia median 32 tahun, Indonesia memiliki basis konsumen yang relatif muda dan dinamis sehingga turut menopang pertumbuhan pasar.

Dari sisi perdagangan, Bakery ASEAN akan mempertemukan buyer profesional dari berbagai negara ASEAN yang berasal dari beragam kanal bisnis, mulai dari produsen dan manufaktur, distributor, jaringan ritel, supermarket, hotel, hingga sektor food service. Melalui undangan yang menyasar pelaku pasar tertentu dan sesi business matching, pameran ini akan mempertemukan peserta dengan buyer potensial dari kawasan ASEAN untuk membahas peluang bisnis.

Selain pameran, lebih dari 10 acara pendukung akan digelar untuk meningkatkan pengalaman pengunjung. ASEAN Bakery Industry Forum akan menghadirkan para pemimpin industri dari berbagai negara untuk membahas perkembangan dan tren pasar. Rangkaian masterclass yang dipimpin juara pastry dunia dan chef dari restoran berbintang Michelin juga akan menampilkan teknik serta keahlian kuliner tingkat tinggi. Sementara itu, kompetisi profesional, networking salon, dan seminar teknis akan memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, dan bertukar pengalaman di bidang teknologi maupun bisnis.

Bakery ASEAN: Mempertemukan Keahlian Global dengan Pasar Lokal

Sebagai ajang tahunan yang mempertemukan buyer dan pihak pemasok, menampilkan inovasi, serta mendorong kerja sama lintasnegara, Bakery ASEAN hadir sebagai platform perdagangan internasional bagi industri bakery di kawasan ASEAN. Ajang ini turut memudahkan perusahaan dari berbagai negara yang ingin merambah pasar Asia Tenggara, meningkatkan visibilitas brand, serta mengembangkan bisnis regional dan global. Pada saat yang sama, Bakery ASEAN ingin menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh ekosistem industri.

Para praktisi industri bakery dari seluruh dunia dapat menghadiri ajang ini di Jakarta dan menjadi bagian dari babak baru perkembangan industri bakery di Asia Tenggara.

VT Markets Mulai Program CSR Finance Forward lewat Lokakarya Literasi Keuangan bagi Pelajar Indonesia Bersama YCAB Foundation

JAKARTA, 20 Agustus 2026 /JavaRilis/ — Platform online trading global VT Markets menggelar dua lokakarya literasi keuangan di SMK Tri Arga 2, Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi program perdana Finance Forward, inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) VT Markets yang digelar bersama YCAB Foundation. Lebih dari 120 pelajar mengikuti kegiatan tersebut dan mendapatkan pembekalan mengenai cara praktis untuk mengelola keuangan.

Diluncurkan pada Juli 2026, Finance Forward merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) VT Markets yang menyasar sejumlah pasar berkembang. Lewat program ini, VT Markets membekali generasi muda dengan keterampilan keuangan agar mereka lebih siap menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu dan meraih kemandirian finansial dalam jangka panjang.

Program ini juga mendukung visi Indonesia Emas 2045 untuk membawa Indonesia menjadi negara berpendapatan tinggi dan maju saat negara ini merayakan hari kemerdekaan ke-100. Peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda dinilai penting untuk memanfaatkan potensi demografi Indonesia sekaligus membantu calon pekerja dan wirausaha mengambil keputusan ekonomi yang lebih tepat.

Mengawali rangkaian Finance Forward, lokakarya di Jakarta dirancang agar materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan pelajar. Mitra pelatih keuangan lokal VT Markets membahas sejumlah dasar pengelolaan keuangan, meliputi:

  • Menyusun Anggaran dan Menabung: Membentuk kebiasaan dasar dalam mengelola arus kas pribadi secara efektif.
  • Mengambil Keputusan Finansial: Memahami berbagai pilihan finansial sehari-hari sekaligus mempertimbangkan risikonya.
  • Menerapkan Pengetahuan Praktis dalam Kehidupan Nyata: Menghubungkan materi yang dipelajari di kelas dengan kebutuhan finansial dalam kehidupan sehari-hari.

Agar kegiatan belajar tetap menarik, para peserta juga mengikuti aktivitas kelompok, kuis interaktif, serta berbagai permainan. VT Markets turut membagikan hadiah dan goodie bag kepada peserta selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini mencerminkan pendekatan VT Markets dalam menjalankan program CSR dengan menyesuaikan materi edukasi dengan kebutuhan masyarakat setempat. Perusahaan juga bekerja sama dengan mitra lokal dan organisasi masyarakat seperti YCAB Foundation untuk memastikan materi yang diberikan tetap relevan, mudah dipahami, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta. Setelah memulai program di Indonesia, VT Markets berencana memperluas rangkaian lokakarya Finance Forward ke negara-negara lain di Asia Tenggara sebelum mengembangkannya ke berbagai pasar di dunia.

Vitamin Angels Perluas Kemitraan dengan Kementerian Kesehatan RI

Kolaborasi ini memperkuat pelatihan tenaga kesehatan, strategi komunikasi, serta pemantauan dan evaluasi, sekaligus menyalurkan 870.000 kapsul vitamin A kepada anak-anak di seluruh Indonesia.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), vitamin A dapat menurunkan angka kematian anak hingga 24% pada anak usia 6 hingga 59 bulan dalam populasi yang berisiko mengalami kekurangan vitamin A.

BOGOR, 19 Agustus 2026 /JavaRilis/ — Bulan ini, Vitamin Angels mendukung Kementerian Kesehatan Indonesia dalam pelaksanaan program suplementasi vitamin A nasional, sekaligus menandai pertama kalinya Vitamin Angels memberikan dukungan langsung terhadap kampanye nasional Kementerian. Untuk memperkuat salah satu kampanye kesehatan anak terbesar di Indonesia, Vitamin Angels memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan, menyempurnakan strategi komunikasi, mendukung pemantauan dan evaluasi, serta menyalurkan 870.000 kapsul vitamin A.

Upaya ini melanjutkan kiprah Vitamin Angels selama lebih dari satu dekade di Indonesia. Sejak 2015, organisasi ini telah mendukung suplementasi vitamin A dan pemberian obat cacing (VAS+D) melalui organisasi nonpemerintah lokal di seluruh Indonesia. Perluasan kerja sama dengan Kementerian Kesehatan ini menandai tonggak baru dalam komitmen jangka panjang Vitamin Angels untuk meningkatkan gizi anak serta mendukung program gizi yang dijalankan pemerintah di seluruh Indonesia.

Setiap bulan Februari dan Agustus, Kementerian Kesehatan Indonesia menyelenggarakan kampanye suplementasi vitamin A secara nasional dengan memberikan vitamin A kepada anak-anak usia 6 hingga 59 bulan untuk mendukung kesehatan penglihatan, fungsi kekebalan tubuh, pertumbuhan, dan perkembangan. Vitamin A terbukti dapat menurunkan angka kematian anak hingga 24% pada populasi yang berisiko mengalami kekurangan vitamin A, sehingga efektivitas pelaksanaannya sangat penting. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023, prevalensi stunting pada anak di bawah usia lima tahun mencapai 21,5%, sementara wasting mencapai 8,5%. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan intervensi gizi yang telah terbukti efektif dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak yang sehat. Meskipun cakupan program ini luas, masih terdapat tantangan untuk memastikan setiap anak yang memenuhi syarat menerima dua dosis yang direkomendasikan setiap tahun. Survei yang sama menunjukkan bahwa 49,9% anak yang memenuhi syarat menerima satu dosis vitamin A, sedangkan hanya 32,2% yang menerima dua dosis sesuai rekomendasi. Temuan ini menunjukkan masih adanya peluang untuk memperkuat pelaksanaan program di seluruh Indonesia.

Untuk mendukung upaya tersebut, Vitamin Angels bekerja bersama Kementerian Kesehatan untuk memperkuat berbagai aspek pelaksanaan program, termasuk meninjau materi informasi, edukasi, dan komunikasi yang ada, membantu mengembangkan strategi komunikasi serta materi perubahan perilaku yang diperbarui, menguji materi kampanye sebelum digunakan, memperkuat kegiatan pemantauan dan evaluasi, melatih tenaga kesehatan di lini depan, serta membantu memastikan ketersediaan pasokan vitamin A untuk kampanye bulan Agustus.

“Dampak terbesar dapat terwujud ketika pemerintah memegang peran utama dan para mitra memperkuat berbagai upaya yang telah terbukti berjalan dengan baik,” ujar Otte Santika, Indonesia Country Advisor, Vitamin Angels. “Dukungan kami untuk pertama kalinya terhadap kampanye nasional Kementerian Kesehatan menjadi tonggak penting dalam upaya kami meningkatkan kesehatan anak di Indonesia. Kami bangga dapat memberikan kontribusi melalui keahlian teknis dan pengalaman kami untuk membantu memperkuat program yang menjangkau jutaan anak di seluruh Indonesia dan terus ditingkatkan dari satu kampanye ke kampanye berikutnya.”

Salah satu inisiatif terbesar dalam kampanye ini berfokus pada penguatan kapasitas tenaga kesehatan di lini depan yang bertanggung jawab atas pemberian layanan vitamin A di seluruh Indonesia. Vitamin Angels mendukung penyelenggaraan webinar nasional oleh Kementerian Kesehatan yang melibatkan jajaran pimpinan kementerian, pakar gizi anak, dan spesialis komunikasi. Pelatihan langsung ini diikuti oleh 3.755 peserta dari seluruh Indonesia. Hanya beberapa hari setelah rekaman webinar tersebut tersedia di platform pembelajaran digital Kementerian Kesehatan, sebanyak 17.995 peserta lain telah menontonnya (per 11 Agustus 2026), yang mencerminkan tingginya kebutuhan akan panduan praktis dan pengembangan profesional di kalangan tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.

“Program Suplementasi Vitamin A Nasional Indonesia berperan penting dalam melindungi kesehatan serta mendukung tumbuh kembang anak di seluruh Indonesia,” ujar Dr. Lovely Daisy, MKM, Direktur Pelayanan Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dalam webinar vitamin A pada 27 Juli 2026. “Kami mengapresiasi dukungan Vitamin Angels dalam meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, menyempurnakan strategi komunikasi, mendukung kegiatan pemantauan dan evaluasi, serta membantu memastikan ketersediaan vitamin A untuk kampanye ini. “Bersama-sama, kami terus memperkuat program ini agar dapat memberikan manfaat bagi lebih banyak anak di tahun-tahun mendatang.”

Selain memberikan dukungan teknis, Vitamin Angels juga merespons kebutuhan mendesak Kementerian dengan membantu memastikan pasokan kapsul vitamin A tersedia menjelang kampanye bulan Agustus. Vitamin Angels bekerja sama dengan produsen lokal Kimia Farma dan jajaran Kementerian untuk mengoordinasikan pengadaan dan penyaluran 870.000 kapsul vitamin A. Respons cepat ini membantu menjaga kelancaran kampanye nasional sekaligus memastikan vitamin A tersalurkan tepat waktu kepada anak-anak di seluruh Indonesia.

Kampanye bulan Agustus ini juga meletakkan dasar bagi berbagai peningkatan di masa mendatang. Setelah kampanye ini dilaksanakan, Vitamin Angels akan terus mendukung Kementerian dalam kegiatan pemantauan dan evaluasi, penyempurnaan strategi komunikasi dan materi edukasi, serta perencanaan Bulan Suplementasi Vitamin A pada Februari 2027. Berbagai pembelajaran yang diperoleh dari kampanye ini akan membantu menyempurnakan pelaksanaan program di masa mendatang dan mendukung upaya Kementerian untuk memperluas jangkauan layanan gizi esensial kepada lebih banyak anak.

TENTANG VITAMIN ANGELS
Didirikan pada tahun 1994, Vitamin Angels adalah organisasi nirlaba kesehatan global yang berkomitmen untuk meningkatkan status gizi dan kesehatan perempuan serta anak-anak yang belum mendapatkan layanan yang memadai. Organisasi ini bekerja sama dengan jaringan mitra yang luas—termasuk pemerintah—untuk memperkuat dan memperluas jangkauan serta dampak mereka dalam membantu kelompok yang paling rentan secara gizi, yaitu ibu hamil, bayi, dan anak usia dini di lingkungan dengan sumber daya terbatas di seluruh dunia. Melalui solusi gizi ibu dan anak yang telah terbukti efektif, penelitian, bantuan teknis, dan advokasi, Vitamin Angels memberikan manfaat kepada 74 juta perempuan dan anak setiap tahun di sekitar 65 negara, termasuk di seluruh 50 negara bagian AS. Vitamin Angels, yang meraih penilaian tertinggi untuk transparansi keuangan dari Charity Navigator dan GuideStar, memiliki visi untuk menciptakan dunia tempat setiap orang, di mana pun berada, memiliki kesempatan untuk mencapai potensi terbaiknya. Untuk mempelajari lebih lanjut, kunjungi vitaminangels.org.

 

CoreWeave Perluas Platform AI Cloud ke Indonesia, Ekspansi Perdana di Pasar Asia Pasifik

JAKARTA, 18 Agustus 2026/ JavaRilis — CoreWeave Inc. (Nasdaq: CRWV), penyedia platform AI cloud, berekspansi ke Indonesia dengan membangun pusat data pertamanya di kawasan Asia Pasifik.

Ekspansi tersebut mencakup pembangunan tiga fasilitas dengan total kapasitas daya TI terkontrak sebesar 360 megawatt (MW) yang mulai beroperasi pada 2028. CoreWeave akan memiliki sekaligus mengoperasikan infrastruktur komputasi di ketiga fasilitas tersebut sehingga seluruh layanan AI cloud perusahaan dapat dimanfaatkan oleh laboratorium riset, usaha rintisan, hingga pelanggan korporasi di Asia Tenggara.

Permintaan terhadap layanan AI cloud terus meningkat dan kini meluas jauh di luar pasar utama CoreWeave di Amerika Serikat maupun Eropa. Di Asia, perusahaan, pengembang AI, hingga pemerintah semakin membutuhkan kapasitas komputasi yang berada lebih dekat dengan lokasi data dan pengguna. Kebutuhan tersebut didorong oleh semakin banyaknya aplikasi AI yang membutuhkan latensi rendah dan tuntutan kepatuhan regulasi terhadap aturan penyimpanan data di dalam negeri (data locality).

Ekspansi ke Indonesia menjadi langkah strategis CoreWeave untuk memenuhi kebutuhan tersebut dan memperluas layanannya bagi ekosistem AI di kawasan Asia Pasifik.

Chief Operating Officer CoreWeave Sachin Jain mengatakan perusahaan memilih berekspansi ke wilayah yang mampu memberikan kapasitas komputasi, kinerja, dan keandalan terbaik bagi para pelaku inovasi AI.

“Indonesia berinvestasi besar dalam pengembangan talenta AI dan penguatan kapasitas digital, dan hasilnya mulai terlihat. Negara ini berkembang menjadi salah satu tujuan investasi teknologi global dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. Melalui ekspansi ini, perusahaan, pelaku AI, dan pemerintah dapat mengakses kapasitas komputasi AI, baik di dalam negeri maupun melalui jaringan global CoreWeave, untuk menciptakan keunggulan kompetitif,” ujar Sachin Jain.

Investasi tersebut juga sejalan dengan agenda pemerintah Indonesia dalam memperkuat infrastruktur digital, meningkatkan kapabilitas AI nasional, serta memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi digital di kawasan.

Selain membangun pusat data, CoreWeave berencana merekrut dan mengembangkan talenta lokal yang akan mengoperasikan fasilitas tersebut. Langkah ini diharapkan turut mendukung pengembangan tenaga ahli teknologi di Indonesia.

Fasilitas baru di Indonesia semakin memperluas jejak infrastruktur global CoreWeave. Hingga 31 Maret 2026, perusahaan mengoperasikan 49 pusat data di berbagai negara dengan kapasitas daya aktif lebih dari 1 gigawatt (GW) dan total daya terkontrak melampaui 3,5 GW untuk mendukung beban kerja AI berskala besar.

Platform AI cloud CoreWeave juga terus mencatat berbagai pencapaian industri. Perusahaan membukukan hasil terbaik pada benchmark MLPerf untuk pelatihan maupun inferensi model AI, menjadi satu-satunya penyedia AI cloud yang meraih peringkat Platinum pada SemiAnalysis ClusterMAX™ 1.0 dan 2.0, serta menduduki peringkat pertama dalam kecepatan inferensi dan efisiensi biaya (price-performance) untuk model Kimi K2.6 milik Moonshot AI berdasarkan pengujian independen oleh Artificial Analysis.

Tentang CoreWeave

CoreWeave merupakan penyedia platform AI cloud yang dirancang khusus untuk mendukung pengembangan dan penerapan kecerdasan buatan. Perusahaan menyediakan kombinasi infrastruktur, teknologi, dan dukungan teknis yang memungkinkan pelanggan membangun serta mengembangkan aplikasi AI dengan lebih cepat dan andal.

Platform CoreWeave telah digunakan oleh berbagai laboratorium AI terkemuka, startup, dan perusahaan global untuk mempercepat inovasi di bidang kecerdasan buatan.

Didirikan pada 2017, CoreWeave resmi melantai di Nasdaq dengan kode saham CRWV pada Maret 2025.