HONG KONG, 16 Juni 2026 /JavaRilis/ — J&T Express mencatat lonjakan volume pengiriman selama festival belanja pertengahan tahun “Double 6” yang digelar berbagai platform e-commerce di Asia Tenggara. Pertumbuhan tersebut mencerminkan tingginya aktivitas belanja online di kawasan ini.
Selama program tersebut berlangsung, volume paket J&T Express di Asia Tenggara mencapai 213 juta paket, naik 83,5% dari periode yang sama pada tahun lalu. Pencapaian ini menjadi rekor tertinggi baru bagi J&T Express di sejumlah pasar utama, termasuk Indonesia, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Filipina.
Rata-rata volume pengiriman harian selama festival belanja Double 6 mencapai 35,51 juta paket. Pada puncak aktivitas pengiriman yang terjadi pada 2 Juni, jumlah paket yang diproses J&T Express dalam sehari bahkan menembus 37 juta paket.
Indonesia dan Thailand menjadi dua pasar dengan pertumbuhan paling menonjol. Volume paket di Indonesia melonjak 112% secara tahunan, sementara Thailand mencatat kenaikan 89%.
Untuk mengantisipasi lonjakan pesanan, J&T Express mengoptimalkan jaringan transportasi antarkota dan layanan pengiriman last-mile di seluruh Asia Tenggara. Dukungan jaringan tersebut turut menjaga kelancaran distribusi dan mempertahankan efisiensi operasional selama volume pengiriman barang mencapai puncaknya.
J&T Express juga melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari, mulai dari peningkatan kapasitas operasional hingga penguatan infrastruktur logistik. Di sejumlah negara, J&T Express memperluas dan meningkatkan fasilitas sortir utama, serta mempercepat penerapan otomatisasi guna memperkuat kapasitas pemrosesan paket.
Selain itu, J&T Express menambah penggunaan peralatan sortir otomatis dan berbagai perangkat pendukung di pusat sortir maupun jaringan last-mile. Langkah tersebut ikut meningkatkan kecepatan dan efisiensi pengolahan paket di tengah lonjakan permintaan.
Di Thailand, J&T Express menambah armada transportasi line-haul dan kendaraan distribusi untuk mendukung kelancaran pengiriman. Di sisi lain, jaringan operasional di Filipina diperkuat melalui penambahan sekitar 30% tenaga kerja.
Di Vietnam, J&T Express membentuk sistem dukungan tiga tingkat yang mencakup operasional, pengaturan distribusi, serta koordinasi lintasfungsi. Sistem ini menambah kapasitas pemrosesan hingga sekitar 120.000 paket per hari selama musim puncak.
Dari sisi teknologi, J&T Express Indonesia memanfaatkan sistem digital berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memantau pergerakan paket secara real-time. Teknologi tersebut membantu J&T Express mengelola arus pengiriman dalam skala besar sekaligus meningkatkan koordinasi operasional di lapangan selama periode promosi berlangsung. (***)

