HO CHI MINH/SEOUL, 8 Juni 2026/ JavaRilis – Perusahaan teknologi konten global TON Corporation yang dipimpin CEO Henry Kim akan meluncurkan platform drama pendek berbasis Telegram, TonTV, di seluruh dunia pada September 2026.

Melalui TonTV, sekitar 1 miliar pengguna aktif bulanan Telegram dapat menonton drama pendek secara gratis hanya dengan menggunakan akun Telegram mereka. Pengguna tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan maupun melalui proses registrasi yang rumit.

Drama Pendek Menjadi Salah Satu Segmen Hiburan dengan Pertumbuhan Tercepat

Drama berdurasi pendek (short-form drama) kini menjadi salah satu format konten yang semakin dominan dalam konsumsi media global. Berdasarkan data Sensor Tower dan Omdia, pendapatan global dari aplikasi drama pendek mencapai US$2,98 miliar pada 2025, meningkat 115% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada Triwulan IV-2025, jumlah unduhan aplikasi drama pendek untuk pertama kalinya melampaui aplikasi streaming konten berdurasi panjang, yakni 733 juta unduhan VS 658 juta unduhan.

Dengan durasi singkat, tingkat penyelesaian tontonan yang tinggi, serta pengalaman yang dirancang khusus untuk perangkat seluler, format ini berkembang pesat terutama di kalangan penonton muda. TonTV memanfaatkan tren tersebut dengan menghadirkan episode drama berdurasi sekitar dua meni, menawarkan konten singkat namun intens, sehingga penonton ingin terus melanjutkan ke episode berikutnya.

Telegram Mini App Hilangkan Hambatan Akses

Keunggulan utama TonTV terletak pada integrasinya dengan Telegram yang memiliki basis pengguna global.

Layanan OTT konvensional umumnya mengharuskan pengguna melalui sejumlah tahapan, mulai dari mencari aplikasi di toko aplikasi, mengunduh, memasang, membuat akun, hingga memasukkan data pembayaran.

Sebaliknya, TonTV cukup diakses melalui Mini App di dalam Telegram sehingga pengguna dapat langsung menonton secara gratis.

Jangkauan pengguna yang selama ini dibangun oleh platform OTT global seperti Netflix dan Disney+ melalui investasi besar selama bertahun-tahun, dapat dijangkau TonTV sejak hari pertama melalui sekitar 1 miliar pengguna Telegram per bulan.

Model ini secara signifikan menekan biaya akuisisi pengguna sekaligus mendorong pertumbuhan awal melalui rekomendasi alami yang tersebar melalui grup dan kanal Telegram.

Tiga Tahun Persiapan untuk Memenangi Persaingan

TON Corporation menegaskan bahwa TonTV bukanlah proyek yang dibangun dalam waktu singkat. Selama tiga tahun terakhir, perusahaan berfokus pada pengembangan teknologi platform, kemitraan konten global, serta model operasional lokal sebagai persiapan peluncuran.

Chief Technology Officer (CTO) TON Corporation, Tony, menyebut sejumlah faktor yang diyakini dapat menjadikan TonTV sebagai pembuat terobosan di industri, bukan sekadar pemain yang datang belakangan, yaitu:

  • Akses tanpa hambatan, sebagai salah satu platform drama pendek pertama yang dapat menjangkau sekitar 1 miliar pengguna Telegram hanya dengan satu klik dan tanpa biaya.
  • Akses gratis bagi seluruh pengguna sehingga mempercepat akuisisi pengguna pada tahap awal.
  • Efek jaringan yang memungkinkan diskusi, berbagi, dan rekomendasi berlangsung bersamaan dengan aktivitas menonton.
  • Sistem penghargaan bagi penonton yang memberikan manfaat dan insentif atas aktivitas menikmati konten sehingga meningkatkan loyalitas pengguna.
  • Peluncuran global secara serentak tanpa harus menunggu persetujuan toko aplikasi di setiap negara.

Berdasarkan keunggulan tersebut, TonTV menargetkan ekspansi ke format konten real-time, termasuk layanan siaran langsung (live streaming), di masa mendatang.

Membuka Panggung Baru bagi Kreator dan Pelaku Industri Konten Global

TonTV tidak hanya berfungsi sebagai platform distribusi konten, melainkan juga membuka peluang baru bagi industri kreatif global.

Produser dapat menampilkan karya mereka secara langsung kepada audiens internasional, sementara aktor dan kru produksi memperoleh kesempatan untuk memperluas jangkauan karier lintas negara.

Bagi tim kreatif baru maupun aktor pendatang baru yang selama ini kesulitan memperoleh akses ke stasiun televisi atau platform OTT besar, TonTV menawarkan ruang terbuka yang menilai berdasarkan kemampuan. Hal ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru di bidang perencanaan, produksi, akting, hingga pascaproduksi.

Mengusung Konsep “Satu Platform Global, Konten Lokal”

TonTV akan mengoperasikan anak usaha di sejumlah pasar utama, termasuk Korea Selatan, Jepang, Vietnam, India, Indonesia, dan Filipina.

Melalui jaringan tersebut, perusahaan akan merencanakan dan memproduksi konten yang sesuai dengan budaya serta preferensi masyarakat setempat.

Dengan memadukan skala platform global dan kedekatan konten lokal, TonTV menargetkan diri sebagai platform OTT global yang membantu pengguna menikmati berbagai “cerita dari rumah” di mana pun mereka berada.

Model anak usaha lokal juga dinilai mampu mempercepat ekspansi pasar dan produksi konten dengan biaya operasional kantor pusat yang tetap efisien.

Menggabungkan Pertumbuhan dan Profitabilitas

TonTV menerapkan dua model bisnis yang terdiri atas layanan gratis berbasis iklan dan layanan berlangganan premium tanpa iklan.

TON Corporation menilai, kombinasi pendapatan dari iklan dan langganan akan tumbuh sejalan dengan peningkatan jumlah pengguna. Biaya akuisisi pengguna yang relatif rendah melalui Telegram, serta tingkat penyelesaian tontonan yang tinggi untuk format video pendek menjadi faktor pendukung utama di balik model bisnis tersebut.

Pernyataan CTO TON Corporation

CTO TON Corporation, Tony, mengatakan bahwa selama tiga tahun terakhir TON Corporation memusatkan seluruh upaya untuk menciptakan cara termudah dan paling menyenangkan dalam menikmati drama.

“Di Telegram,  ruang bermain bagi satu miliar orang di seluruh dunia, TonTV menghadirkan standar baru untuk drama pendek yang dapat dinikmati siapa saja secara gratis, hanya dengan satu akun,” ujarnya.

Ia menambahkan, “TonTV akan menghadirkan pengalaman terbaik bagi penonton, panggung baru bagi kreator, serta lapangan kerja baru bagi industri. Kami ingin menjadi pemimpin global dalam industri drama pendek dan konten siaran langsung.”

Rencana Ke Depan

Setelah peluncuran pada September 2026, TonTV berencana memperluas katalog konten dan cakupan layanan secara agresif. Perusahaan juga akan mengembangkan format konten real-time seperti live streaming serta mempercepat ekspansi global melalui jaringan anak perusahaan lokalnya.

Tentang TON Corporation

TON Corporation merupakan perusahaan teknologi konten global yang berkantor pusat di Ho Chi Minh, Vietnam. Melalui TonTV, platform drama pendek berbasis Telegram, TON Corporation menghadirkan pengalaman hiburan baru bagi pengguna di seluruh dunia sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi para kreator konten global.