Singapura, 13 Juli 2026/ JavaRilis — Platform perjalanan digital Agoda merilis temuan terbaru mengenai tren perjalanan ke Indonesia sepanjang Semester I-2026. Data tersebut menunjukkan minat wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Asia Pasifik, yang terus menguat.
Berdasarkan data pencarian akomodasi yang dilakukan sepanjang Januari–Juni 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, Agoda mencatat Malaysia dan Singapura menjadi dua negara penyumbang minat perjalanan terbesar ke Indonesia. Posisi tersebut menggeser Korea Selatan yang kini berada di peringkat ketiga.
Australia menempati posisi keempat, sementara Tiongkok mencatat pertumbuhan tercepat sebagai sumber wisatawan asing yang menunjukkan minat berkunjung ke Indonesia. Untuk pertama kalinya, Tiongkok tercantum dalam lima besar pasar utama dan melampaui Jepang.
Wisatawan Tiongkok Dorong Lonjakan Minat Berlibur ke Indonesia
Tingginya minat berlibur ke Indonesia mencerminkan perubahan preferensi wisatawan di kawasan Asia Pasifik yang kini semakin mencari ragam destinasi dan pengalaman perjalanan yang lebih beragam.
Di antara pasar utama wisatawan mancanegara ke Indonesia, Tiongkok mencatat pertumbuhan minat tertinggi secara tahunan, yakni sebesar 44%.
Momentum tersebut diperkirakan akan berlanjut sepanjang 2026, seiring pengumuman pemerintah Indonesia mengenai pembukaan sejumlah rute penerbangan baru yang memperkuat konektivitas udara antara Indonesia dan Tiongkok.
Agoda juga mencatat pertumbuhan minat wisatawan dari Malaysia dan Singapura masing-masing sebesar 18% dan 17%. Angka tersebut menunjukkan meningkatnya ketertarikan wisatawan Asia Tenggara terhadap Indonesia, di tengah melambatnya minat dari sejumlah pasar Asia Timur seperti Jepang dan Korea Selatan.
Perubahan preferensi tersebut juga didorong oleh pelemahan nilai tukar rupiah yang membuat Indonesia semakin menarik bagi wisatawan yang mengutamakan nilai dan efisiensi biaya perjalanan.
Bali Tetap Menjadi Destinasi Favorit, Sukabumi Muncul sebagai Destinasi yang Tengah Naik Daun
Data Agoda menunjukkan Bali masih menjadi destinasi yang paling banyak dicari wisatawan internasional yang ingin berkunjung ke Indonesia.
Lima destinasi yang paling banyak dicari wisatawan mancanegara sepanjang Semester I-2026 adalah Bali, Jakarta, Pulau Batam, Lombok, dan Bandung.
Meski Bali tetap mempertahankan posisinya sebagai destinasi paling diminati, tingginya pencarian untuk Jakarta dan Batam menunjukkan ketertarikan yang semakin besar terhadap destinasi perkotaan dan wilayah perbatasan, di samping destinasi wisata yang telah mapan seperti Lombok dan Bandung.
Di luar destinasi utama tersebut, Agoda juga mencatat meningkatnya minat terhadap sejumlah destinasi yang sedang berkembang di berbagai wilayah Indonesia.
Sukabumi menjadi destinasi dengan pertumbuhan tercepat, dengan lonjakan minat wisatawan hingga 4,6 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Daya tarik kawasan dataran tinggi yang hijau, air terjun, serta bentang alam geopark menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan tersebut.
Sementara itu, di kawasan Indonesia Timur, Manado dan Gorontalo menempati posisi kedua dan ketiga sebagai destinasi dengan pertumbuhan tercepat. Jumlah pencarian untuk kedua daerah tersebut meningkat sekitar tiga kali lipat dibandingkan semester pertama tahun lalu.
Kekayaan biodiversitas bawah laut, budaya lokal yang khas, serta ragam kuliner menjadi daya tarik utama yang mendorong minat wisatawan ke kedua destinasi tersebut.
Senior Country Director Agoda untuk Indonesia, Gede Gunawan, mengatakan daya tarik Indonesia kini semakin meluas, terutama di kalangan wisatawan asal China dan Asia Tenggara.
“Daya tarik Indonesia terus berkembang, khususnya di mata wisatawan Tiongkok dan Asia Tenggara. Pertumbuhan minat yang kuat terhadap destinasi seperti Sukabumi, Manado, dan Gorontalo menunjukkan bahwa wisatawan semakin tertarik menjelajahi lebih banyak destinasi di Indonesia di luar Bali.
Berkat biaya perjalanan yang kompetitif, aksesibilitas yang semakin baik, serta pengalaman wisata yang beragam, Indonesia siap mencatat pertumbuhan minat wisatawan hingga akhir 2026.
Agoda tetap berkomitmen mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia melalui platform yang memudahkan wisatawan merencanakan perjalanan secara praktis dan nyaman,” ujar Gede.
Saat ini Agoda menawarkan akses ke lebih dari 130.000 rute penerbangan, lebih dari 6 juta akomodasi, serta lebih dari 300.000 aktivitas wisata di berbagai destinasi dunia. Melalui satu platform, wisatawan dapat merencanakan dan mengatur seluruh kebutuhan perjalanan secara terpadu.
Informasi mengenai berbagai penawaran perjalanan tersedia melalui aplikasi Agoda maupun situs resmi Agoda.com. (***)

