NEW YORK dan TOKYO, 26 Agustus 2026/ JavaRilis — INSTINCT BIO TECHNICAL COMPANY HOLDINGS INC. (Nasdaq: BIOT) (“Instinct Bio” atau “Perseroan”) mengumumkan kerja sama dengan PT PARVA CANDELA (“PARVA”), produsen dan distributor kosmetik di Indonesia, untuk bersama-sama mengembangkan bisnis kosmetik dan produk perawatan diri di pasar Indonesia.
Kerja sama tersebut mengusung konsep “Made in Indonesia, Powered by Japanese Formulation Expertise” yang memadukan produksi lokal di Indonesia dengan keahlian formulasi Jepang.
Poin Utama Kerja Sama
- Jaringan distribusi yang sudah tersedia: PARVA terafiliasi dengan DELTASPA Group, jaringan spa yang memiliki sekitar 25 lokasi di berbagai wilayah Indonesia. Afiliasi ini memberikan akses terhadap jaringan distribusi yang sudah berjalan sejak awal kerja sama.
- Memanfaatkan pengalaman penjualan di Jepang: Produk yang diproduksi di fasilitas PARVA akan dipasarkan melalui metode penjualan dan manajemen penjualan B2B serta B2C, baik secara offline maupun online, yang telah dikembangkan Instinct Bio selama bertahun-tahun di Jepang. Perseroan berharap pendekatan ini dapat mempercepat pembangunan basis penjualan di Indonesia.
- Produksi di Indonesia: Kedua pihak berencana memanfaatkan fasilitas produksi PARVA yang telah diakui BPOM. Fasilitas tersebut akan digunakan untuk memproduksi produk sesuai standar GMP serta kerangka pengelolaan mutu GVP/GQP Jepang.
- Mendukung kebutuhan sertifikasi halal: Produk akan dikembangkan dan diproduksi dengan mengikuti ketentuan yang berlaku di Indonesia, termasuk persyaratan sertifikasi halal bagi produk kosmetik yang beredar di Indonesia. Dengan demikian, kerja sama ini diharapkan dapat mengantisipasi kebutuhan pasar sejak awal.
- Kepemilikan kekayaan intelektual tetap di Instinct Bio: Instinct Bio akan tetap memegang hak atas bahan dan formulasi eksklusif yang dimilikinya, sekaligus memberikan lisensi terbatas untuk penggunaannya.
- Beragam sumber pendapatan: Selain mendapatkan 50% bagian dari keuntungan, Instinct Bio juga menargetkan pendapatan dari penjualan bahan eksklusif, royalti formulasi, serta biaya lisensi untuk merek GENRÊVER dan HAKUA.
- Bagian dari strategi pertumbuhan di Indonesia: Kerja sama dengan PARVA menjadi komponen ketiga dalam strategi pertumbuhan organik Instinct Bio. Sebelumnya, Perseroan mengumumkan integrasi GENRÊVER CLINIC pada 29 Juli 2026 dan kerja sama dengan Invitrx Therapeutics, Inc. pada 30 Juli 2026.
- Potensi pasar Indonesia: Menurut Statista Market Insights, pasar kecantikan dan perawatan diri Indonesia diperkirakan mencapai sekitar US$10,5 miliar pada 2026, dengan pertumbuhan sekitar 5,5% per tahun.
“Indonesia merupakan salah satu pasar yang sangat menarik di dunia. Melalui usaha ini, kami mendapatkan sesuatu yang biasanya sulit dimiliki pendatang baru sejak hari pertama,” ujar Tomoki Nagano, Chairman dan CEO Instinct Bio.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat menghadirkan lebih banyak senyuman bagi konsumen di Indonesia,” lanjutnya.
Pengumuman lengkap: https://instinct-biot.com/news/
Tentang Instinct Bio
Instinct Bio Technical Company Holdings Inc. merupakan perusahaan induk yang didirikan di Kepulauan Cayman dan menaungi berbagai bisnis yang berasal dari Jepang. Kegiatan usahanya mencakup penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) di bidang pengobatan regeneratif, pengadaan bahan, manufaktur, kosmetik, wellness, serta berbagai merek konsumen.
Pernyataan Prospektif
Rilis berita ini memuat pernyataan prospektif (forward-looking statements) sebagaimana diatur dalam undang-undang sekuritas federal Amerika Serikat, termasuk pernyataan mengenai kerja sama dengan PARVA dan strategi Perseroan di Indonesia.
Pernyataan tersebut didasarkan pada ekspektasi saat ini dan mengandung berbagai risiko serta ketidakpastian yang dapat menyebabkan hasil aktual berbeda secara material. Risiko tersebut antara lain tercantum dalam bagian “Risk Factors” pada dokumen yang disampaikan Perseroan kepada U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), yang tersedia di www.sec.gov.
Perseroan tidak menjamin bahwa kerja sama tersebut akan menghasilkan pencapaian komersial tertentu atau bahwa perusahaan patungan (joint venture) akan terbentuk. Pernyataan berwawasan ke depan hanya berlaku pada tanggal siaran pers ini diterbitkan. Perseroan tidak berkewajiban memperbarui pernyataan tersebut, kecuali jika diwajibkan oleh hukum yang berlaku.

