JAKARTA, 10 Juli 2026/JavaRilis — PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) memperluas jaringan penerbangannya dengan membuka rute internasional baru Jakarta–Bangkok sekaligus memperkuat konektivitas domestik melalui peluncuran rute langsung Bali–Wakatobi dan Bali–Waingapu.
Langkah tersebut menjadi tonggak penting bagi TransNusa pada paruh kedua 2026. Selain mempererat konektivitas antara Indonesia dan Thailand, maskapai ini juga mencatatkan sejarah baru dengan menghadirkan penerbangan langsung terjadwal dari Bali menuju Wakatobi, salah satu destinasi wisata bahari unggulan Indonesia.
TransNusa menyatakan menjadi maskapai pertama di Indonesia sekaligus di dunia yang merancang, mengembangkan, dan mengoperasikan rute penerbangan langsung Bali–Wakatobi. Kepulauan Wakatobi dikenal secara global sebagai lokasi terumbu karang penghalang terbesar kedua di dunia.
Rute tersebut merupakan rute langsung kedua yang dikembangkan TransNusa. Pada 2024, maskapai ini juga menjadi yang pertama membuka penerbangan langsung dari Bali ke Manado, salah satu destinasi wisata selam utama di Indonesia.
Chief Executive Officer TransNusa Group, Datuk Bernard Francis, mengatakan peluncuran rute Jakarta–Bangkok serta Bali–Wakatobi dan Bali–Waingapu akan semakin memperkuat jaringan konektivitas internasional maupun domestik perusahaan.
Penjualan tiket untuk seluruh rute baru tersebut telah dibuka dan dapat dilakukan melalui situs resmi TransNusa maupun berbagai platform agen perjalanan daring. Harga tiket Jakarta–Bangkok ditawarkan mulai dari US$167,54, sementara tiket Bali–Wakatobi mulai dari US$103,30 dan Bali–Waingapu mulai dari US$75,36.
Menurut Bernard, pembukaan rute internasional baru tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas konektivitas sekaligus menjawab meningkatnya permintaan perjalanan antara Indonesia dan Thailand, dua negara yang memiliki hubungan pariwisata yang kuat.
“Thailand merupakan salah satu pusat pariwisata penting di kawasan. Kehadiran penerbangan terjadwal TransNusa akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi wisatawan sekaligus mendukung perdagangan dan pariwisata antara kedua negara,” ujar Bernard.
Ia menambahkan, rute Jakarta–Bangkok merupakan salah satu jalur penerbangan internasional tersibuk di kawasan yang melayani jutaan penumpang setiap tahun.
“Melalui pengoperasian penerbangan terjadwal setiap hari pada rute ini, kami ingin menghadirkan konektivitas yang lebih lancar bagi penumpang yang bepergian di Asia Tenggara maupun ke berbagai destinasi internasional lainnya,” katanya.
Bernard menegaskan bahwa TransNusa akan terus meningkatkan aksesibilitas perjalanan di Asia Tenggara melalui pembukaan rute-rute baru dan ekspansi jaringan penerbangan internasional serta domestik.
Pada tahap awal, TransNusa akan mengoperasikan dua penerbangan setiap hari untuk rute Jakarta–Bangkok. Sementara itu, rute Bali–Wakatobi akan dilayani tiga kali seminggu, yakni setiap Senin, Kamis, dan Minggu. Adapun rute Bali–Waingapu akan beroperasi empat kali seminggu pada Selasa, Rabu, Jumat, dan Sabtu.
Jadwal Penerbangan Jakarta–Bangkok
Penerbangan TransNusa nomor 8B 381 dan 8B 385 akan berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, pada pukul 08.20 dan 16.30, serta tiba di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, pada pukul 11.45 dan 19.55 waktu setempat.
Untuk penerbangan kembali, nomor 8B 382 dan 8B 386 akan berangkat dari Bandara Suvarnabhumi pada pukul 12.30 dan 20.40, kemudian tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 15.55 dan 00.05.
Jadwal Penerbangan Bali–Wakatobi
Penerbangan langsung TransNusa nomor 8B 5662 akan berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada pukul 08.05 dan tiba di Bandara Matahora, Wakatobi, pada pukul 09.45.
Penerbangan kembali dengan nomor 8B 5663 akan berangkat dari Bandara Matahora pada pukul 10.15 dan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 11.55.
Jadwal Penerbangan Bali–Waingapu
Penerbangan nomor 8B 5652 akan berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 08.05 dan tiba di Bandara Umbu Mehang Kunda, Waingapu, pada pukul 09.35.
Penerbangan kembali nomor 8B 5653 akan berangkat dari Bandara Umbu Mehang Kunda pada pukul 10.25 dan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 11.55.
Untuk melayani rute internasional, TransNusa akan mengoperasikan pesawat Airbus A320 berkapasitas 174 kursi. Sementara untuk rute domestik, maskapai menggunakan pesawat COMAC C909 yang memiliki kapasitas 95 kursi.
Tentang TransNusa
TransNusa merupakan maskapai dengan model layanan Premium Service Carrier. Pada Februari 2024, perusahaan melakukan rebranding guna memperkuat posisi sebagai maskapai premium seiring peningkatan armada yang menawarkan kenyamanan lebih baik serta fleksibilitas dan kualitas layanan yang lebih tinggi.
Maskapai ini memperoleh sertifikat Air Operator Certificate (AOC) pada 9 September 2022 dan mulai mengoperasikan tiga armada Airbus A320 masing-masing pada 6 Oktober, 14 Oktober, dan 12 Desember 2022.
Pada 2023, TransNusa memperkenalkan model bisnis baru yang menjadikannya maskapai Premium Service Carrier pertama di kawasan Asia Pasifik. Maskapai ini juga memulai penerbangan internasional perdana pada 14 April 2023.
Saat ini, TransNusa berbasis di Jakarta dan Bali. Untuk rute internasional, maskapai melayani penerbangan ke Singapura, Guangzhou, Kuala Lumpur, Perth, Shanghai, Shenzhen, dan Bangkok. TransNusa juga menjadi maskapai Indonesia kedua yang melayani penerbangan ke China serta maskapai Indonesia pertama yang mengadopsi model bisnis Premium Service Carrier.

